Enaknya Makan Nasi Bungkus di Taman Musi II

# Ishoma Bersama Susyanto Tunut

Taman musi II di bawah Jembatan musi II (Jembatan kuning) Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, menjadi alternatif melepas penat warga Tebing Tinggi dan sekitarnya. Awak media bersama Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi (Dishutbuntamben) Empat Lawang, Susyanto Tunut mencoba melepas penat di lokasi tersebut sembari menghabiskan waktu Istirahat, Sholat dan makan (Ishoma) siang. Berikut liputannya.

IMG_4759

Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi (Dishutbuntamben) Empat Lawang, Susyanto Tunut (Paling kiri) memandang indahnya alam di lokasi Jembatan kuning Tebing Tinggi, Kamis (4/2/2016).

Waktu menunjukan pukul 12.30 WIB. Hari itu, Kamis 4 Febuari 2016, setelah melaksanakan Shalat Dzuhur di salahsatu Masjid tidak jauh dari Kantor Dishutbuntamben Empat Lawang, Kadishutbuntamben Empat Lawang, Susyanto Tunut bersama beberapa orang pegawai di lingkungan Dishutbuntamben Empat Lawang, secara kebetulan bertemu awak media langsung mengajak ke lokasi taman musi II yang terletak di bawah Jembatan kuning.

Di lokasi yang baru saja selesai dibangun pada penhujung tahun 2015 oleh pihak Dinas PUBM ini, memang tak salah telah mampu memikat hati warga sekitar untuk mengunjunginya.

Asrinya alam dan sejuknya angin sepoi-sepoi di kolong jembatan itu, ternyata memang menjadi daya tarik sendiri sembari menikmati makan siang dengan lauk seadanya yang dibeli di salah satu rumah makan di kawasan Tebing Tinggi.

Sementara, di seberang sungai sisi jembatan yang lain, terlihat beberapa anak muda nongkrong bersama teman sebayanya. Terlihat juga beberapa orang sedang asyik memancing ikan di sungai musi di tambah hilir mudik perahu getek penambang pasir tradisional di tengah sungai musi menambah suasana keakraban.

Beberapa orang pegawai di lingkungan Dishutbuntamben Empat Lawang, merasa takjub melihat lokasi ini.

“Saya baru sekali ini ke sini, sungguh luar biasa rupanya setelah dibangun, sepertinya sangat enak nongkrong di sini, wajar tiap sore ramai dikunjunjungi,” cetusnya.

Sementara itu, tidak ada pembicaraan khusus yang disampaikan Kepala Dinas yang dikenal dekat dengan awak media ini selain makan siang bersama. Hanya tawa kelakar menghiasi guyonan di sela-sela obrolan.

“Sepertinya, enak juga makan nasi bungkus di lokasi sini, wajar jika lokasi ini banyak dikunjungi,” kata Susyanto Tunut kepada awak media untuk membuka pembicaraan.

Dia menyebut, pembangunan di Kabupaten Empat Lawang, sudah begitu banyak di lakukan oleh Pemkab Empat Lawang, demi kemajuan daerah ini. Bahkan beberapa jenis pembangunan sudah mulai dicontoh oleh daerah lain, hal ini tentu tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan semua kalangan.

“Kita patut berbangga, beberapa item pembangunan sudah dilirik oleh daerah lain sebagai percontohan dan ini tidak lepas dari kerja keras semua elemen di kabupaten ini,” sebutnya.

Meski kadangkala diakuinya, pembangunan di kabupaten ini terbilang nekat. “Namun inilah pembangunan, kalau tidak nekat maka akan sulit dilakukan. Contohnya saja, jika kita terus berpikir tanpa aksi, membangun rumah saja itu akan sulit dilaksanakan,” imbuhnya. (**)

 

____________________

 

Sumber : Harian Silampari edisi cetak, Jum’at 5 Febuari 2016

 

 

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Cerito Kite. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s