Hujan Deras Jebolkan Irigasi Siringagung

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_2412

TUNJUK : Warga tunjukan jebolnya Siringagung di wilayah Desa Tanjungning Simpang Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, yang sudah ditambal oleh warga secara swadaya, Selasa (17/11/2015).

Akibat hujan yang cukup deras menguyur wilayah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, menyebabkan irigasi Siringagung di wilayah Desa Tanjungning Simpang Kecamatan Saling, Jebol. Tentu saja akibat kejadian ini, ratusan hektar sawah yang menjadi mata pencaharian warga di tiga desa dalam wilayah Kecamatan Saling yakni, Desa Tanjungning Lama, Tanjungning Tengah dan Desa Tanjungning Simpang sendiri terancam tidak bisa garap.

Menurut warga sekitar, jebolnya Irigasi Siringagung ini terjadi pada Senin malam (17/11/2015) sekitar jam 22.00 WIB, sebab hujan yang cukup deras terjadi pada pukul 21.00 WIB.

Dari pantauan Harian Silampari di lapangan, Selasa (18/11) sore, beberapa lahan persawahan mulai digarap, namun akibat terputusnya air dari saluran utama irigasi, beberapa petani mengaku terpaksa menghentikan pengelolaan tanah.

Mereka mengaku secara swadaya, memperbaiki saluran utama irigasi dengan cara menambal bagian saluran yang jebol. Bahkan beberapa orang diantaranya terpaksa bekerja hingga sore hari meski diantara warga yang lain telah pulang.

“Ya, tadi kami begotong royong menambal bagian irigasi yang jebol. Semuanya sudah pulang setelah menambal bagian yang cukup besar jebolnya. Kami terpaksa urunan (patungan, red) beli semen sama material bangunan untuk menambal irigasi yang jebol,” ungkap Dali (43) salah seorang petani saat dijumpai di lokasi.

Disampaikannya, jika dia memiliki kolam ikan selain beberapa hektar sawah di lokasi persawahan Desa Tanjungning Simpang ini, karenanya dia terpaksa bekerja ekstra sebab jika dalam waktu kurang lebih dua minggu kedepan kolam ikannya tidak menerima pasokan air dari irigasi maka akan terancam kekeringan. “Kalau lima hingga satu minggu belum ada aliran air irigasi, masih amanlah, namun hari-hari selanjutnya yang jadi pikiran saya, makanya saya berusaha kalau bisa secepatnya aliran air irigasi kembali mengalir, setidaknya dapat mengairi kolam saya,” imbuhnya.

Sementara, Amrin (40) salah seorang petani lainnya menjelaskan jika irigasi Siringagung dibangun pada masa wilayah Kabupaten Empat Lawang masih menjadi bagian wilayah Kabupaten Lahat. Karena kondisinya yang sudah dianggap uzur (tua, red), menyebabkan irigasi ini rawan jebol.

“Pada dasarnya, yang jebol ini sudah puluhan titik, tapi masih kecil. Hujan yang cukup deras semalam ini yang membuat jebolnya irigasi cukup besar, akibatnya bisa lihat sendiri, kering semuanya. Kalau yang dibangun oleh pemerintah baru-baru ini, itu bukan titik yang banyak bolong-bolongnya, justru yang banyak bolong-bolongnya tidak tersentuh pembangunan,” ucap Amrin.

Disampaikannya, sebagai masyarakat petani dia sangat berharap ada upaya pembangunan ulang irigasi di areal persawahan ini oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, sebab saat ini otomatis persawahan ini menjadi sandaran hidup warga di tiga desa di sekitar arela persawahan ini, pasalnya harga getah karet yang tidak kunjung naik. “Saat ini harga karet cuma Rp3500/Kilogram (Kg), jika sawah ini tidak bisa digarap kemana lagi penghindupan kami,” ujarnya.

Terpisah, Penjabat Kepala desa (PJ Kades) Tanjungning Simpang Kecamatan Saling, Ridwan Effendi membenarakan adanya jebolnya irigasi di wilayah desanya. Sejauh ini, disampaikannya jika Camat Saling telah melakukan peninjauan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. “Pagi tadi (kemarin, red) pak camat sudah meninjau langsung ke sana, ya kita harapkan irigasi di sana bukan hanya diperbaiki namun dibangun ulang,” katanya.

Dijelaskannya jika areal persawahan yang ada dilokasi desanya mencapai ratusan hektar. Tidak hanya menjadi mata pencaharian warga di desanya tapi ada dua desa yang lain. “Kalau data realnya saya tidak ingat tapi sekitar ratusan hektarlah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjungning Tengah Kecamatan Saling, Bastari saat dihubungi via Handphone (Hp) turut membenarkan jebolnya Irigasi Siringagung. Disampaikannya, pada dasarnya warga di wilayah desanya yang paling terdampak jebolnya irigasi tersebut. “Ya, warga kami yang paling banyak terdampak jebolnya irigasi ini. Saya sendiri sudah meninjau dan secepatnya memasukan usulan ke pemkab sembari berkoordinasi dengan desa tetangga untuk mengatasi hal ini,” tandasnya. (HS-10)

________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s