Terpaksa Kurangi Produksi

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_2276

TUNJUKAN : Farida Aryani saat menunjukan hasil produksi kerupuk buatannya, Senin (16/11/2015).

Cuaca mendung yang mulai melanda wilayah Kabupaten Empat Lawang dan sekitarnya, berdapak pada penurunan omzet usaha kerupuk. Pasalnya, kondisi yang mendung membuat usaha kerupuk tidak dapat berproduksi maksimal, karenanya pengusaha kerupuk terpaksa mengurangi produksinya sebab terkendala pada proses pengeringan sebelum siap digoreng.

Seperti yang terlihat pad usaha kerupuk milik Farida Aryani (38) salah seorang pengusaha kerupuk di Desa Baturaja Lama Kecamatan Tebing Tinggi, dia mengaku terpaksa mengurangi produksi kerupuknya karena proses pengeringan yang masih dibantu oleh terik matahari sementara saat ini kondisi cuaca mendung.

“Saat ini kami kurangi produksi, bahkan beberapa jenis kerupuk terpaksa tidak kami buat dulu, sebab ditakutkan jika terlambat kering akan menjadi jamuran,” ungkap Farida.

Disampaikannya, kendala seperti sekarang ini terus dialaminya setiap tahunya, karenanya dia berharap ada perhatian pemerintah sehingga usahanya tidak terkendala lagi meski pada musim penghujan. “Harapanya kita dibantu mesin pengering, dengan begitu usaha kita tetap jalan meski pada musim penghujan,” harapnya.

Lebih lanjut disampaikan ibu dua anak yang juga merupakan guru berstatus PNS yang bertugas di SDN 21 Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi ini, usaha yang dijalaninya ini dijalankannya bersama suami. Saat ini dia mengaku hanya mampu memasarkan kerupuk buatannya hanya di sekitar desanya dan desa tetangga. Hal ini lebih dikarenakan kendala permodalan yang dia miliki.

“Ya bisa saja saya pasarkan sampai ke luar daerah, namun kendala saya saat ini di permodalan. Andai saja ada bantuan dari pemkab ya itulah harapan kami,” selorohnya. (HS-10)

_________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s