Bentuk Tim Tinjau Jembatan

IMG_2265

TUNJUK : Warga menunjukan Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kembahang Lama dengan Pasar Talangpadang (Kampung Kalangan) Kecamatan Talangpadang Kabupaten Empat Lawang, yang putus, Sabtu (14/11/2015)

Pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Empat Lawang, mengaku telah membentuk tim untuk meninjau Jembatan gantung penghubung Pasar Talangpadang (kampung kalangan) dengan Desa Kembahang Lama yang dikabarkan putus.

Saat dibincangi wartawan, Senin (16/11/2015) Kepala Dinas PUBM Kabupaten Empat Lawang, HA Fauzi melalui Sekretaris PUBM Empat Lawang, Yusran Fauzi mengaku belum mau gegabah menetapkan penyebab ambruknya jembatan yang menjadi akses warga dan siswa SDN 10 Kembahang Lama tersebut sebelum tim yang dibentuknya itu meninjau lokasi.

“Tim sudah kita turunkan untuk memastikan apa penyebab putusnya Jembatan Gantung tersebut. Nantinya akan diketahui apakah jembatan tersebut akibat bencana alam atauka sengaja diputus oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, jika jembatan tersebut dibangun pada masa Kabupaten Empat Lawang masih di dalam wilayah Kabupaten Lahat. Mengenai ada tindakan sengaja dari oknum masyarakat kembali dia menegaskan masih menunggu hasil peninjauan tim yang telah diutus. “Yang pasti kita tunggu dulu hasil dari peninjauan tim yang diutus, jika nanti ditemukan ada tindakan kesengajaan akan lain ceritanya,” tegas Yusran.

Terpisah, Sekda Empat Lawang, Burhansyah melalui Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Kabag Ekobang) Setda Empat Lawang, Yulius Sugiantara Damar Wulan menegaskan jika pihaknya belum menerima laporan atas kejadian tersebut. Pihaknya juga dikatakan Yulius  akan turun ke lapangan terlebih dahulu untuk memastikan apa sesungguhnya yang terjadi.

Disampaikannya, pihak Bagian Ekobang juga akan mensurvey sejauhmana dampak dari ketiadaan dari jembatan tersebut,  apakah ada Jembatan lain atau tidak. Dan jika anggaran memungkinkan dan ada proposal permintaan dari warga melalui pemerintah desa.

“Dengan catatan dana memungkinkan. Namun jika belum ada maka dianggarkan di 2016. Sembari menunggu koordinasi dari pihak PUBM, karena dana yang digelontorkan untuk pembangunan jembatan itu tidak sedikit, Yang pastinya akan dicek dahulu berapa kisaran dana yang diperlukan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kembahang Lama dengan Pasar Talangpadang (Kampung Kalangan) Kecamatan Talangpadang Kabupaten Empat Lawang, putus. Belum diketahui pasti penyebab putusnya jembatan yang melintas diatas Sungai Selepah tersebut, namun kuat dugaan Jembatan yang merupakan satu-satunya akses terdekat bagi siswa SDN 10 Kembahang Lama yang tinggal di kawasan Pasar Talangpadang menuju ke sekolahnya ini, sengaja diputuskan oleh oknum warga setempat.

Pantauan di lapangan kondisi jembatan terputus di sebelah kawasan Pasar Talangpadang. Sementara kondisi tiang tidak dapat terlihat lagi dari bibir sungai karena sudah tertutup oleh pagar rapat yang terbuat dari bambu yang terlihat masih baru. Diduga akses jalan juga sengaja ditutup oleh pemilik tanah.

Menurut Iwan (50) warga sekitar menyebutkan, jembatan tersebut sebelum diketahui putus, rencananya akan di rehab oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kembahang Lama, menggunakan anggaran dana desa (ADD) tahun 2015 ini. Bahkan beberapa material untuk merehab jembatan tersebut seperti kayu telah tertumpuk di lokasi jembatan karena memang rehab jembatan gantung itu masuk dalam perencanaan penggunaan ADD Kembahang Lama.

“Dengan putusnya jembatan tersebut, dipastikan penerapan dana desa rehab jembatan dipastikan batal, sebab dana untuk membangun baru saya rasa tidak akan cukup dialokasikan dari dana desa,” jelasnya. (HS-10)

__________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s