Penambalan Jalan Terkesan Asal-asalan

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_1841

Tampak material Sirtu berhamburan di titik jalan yang ditambal. Foto diabadikan, Kamis (5/11/2015).

Warga Desa Tanjungkupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, menilai penambalan jalan di desanya terkesan asal-asalan. Betapa tidak, penambalan jalan di beberapa titik jalan di wilayah desa tersebut meninggalkan batu kerikil yang terlihat berhamburan, sehingga mengancam pengendara terutama kendaraan roda dua.

Pantauan Harian Silampari di sepanjang jalan Desa Tanjungkupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (5/11/2015), tampak banyak kerikil berhamburan di setiap titik jalan yang ditambal terutama sebelum memasuki Jembatan di Dusun Talangpadang Desa Tanjungkupang Baru.

Tentu saja hal tersebut membuat penambalan jalan di Desa tersebut dipertanyakan warga, sebab banyaknya kerikil yang berhamburan di tengah jalan membuat beberapa kendaraan roda dua sering tergelincir.

Seperti yang dikatakan oleh salah seorang warga di desa tersebut, mengatakan bukan tidak sering banyak kendaraan roda dua yang tergelincir akibat banyaknya kerikil di tengah jalan, karenanya dia berharap agar penambalan jalan di desa mereka ini diperbaiki ulang agar tidak membahayakan pengendara roda dua.

“Tambal, ya memang ditambal, tapi lihatlah banyak batu berhamburan di tengah jalan, itu sama saja mau membunuh pengendara,” ungkap Santi salah seorang warga setempat bernada ketus.

Disampaikannya, dari awal banyaknya kendaraan berat milik perusahaan pengerja proyek jalan menuju Jembatan Multifungsi Desa Sugiwaras yang melalui jalan di desanya itu, warga di Desa Tanjungkupang Baru sudah mewanti-wanti jika pihak perusahaan akan setengah hati bertanggungjawab, karenanya dia berharap pihak pemerintah harus tegas terhadap pihak perusahaan yang telah merusak jalan di desanya itu. “Buktinya, lihat saja penambalan jalan terkesan asal-asalan, kalau sudah begini kemana masyarakat menuntut. Sementara pihak perusahaan sudah pergi usai mengerjakan proyek mereka,” cetusnya.

Senada dengan itu, Madi warga lainnya menerangkan jika di arah hulu Jembatan Dusun Talangpadang Desa Tanjungkupang Baru banyak material pasir batu (sirtu) berserakan di tengah jalan, penambalan jalan di hilir Jembatan kondisinya bergelombang akibat penambalan jalan yang tidak sempurna. “Kalau yang diarah hilir setiap titik penanbalan banyak mencekung, makanya saat hujan semalam banyak air tertampung di titik-titik penambalan,” ungkapnya.

Kondisi ini menurutnya sangat ironis, bagaiman tidak, jika diportal jalan warga dianggap tidak mendukung pembangunan, sementara ketika telah terjadi kerusakan jalan, hanya diperbaiki dengan setengah hati. “Kita hanya menuntut pihak yang merusak jalan harus bertanggung jawab dengan sepenuh hati, bukanya setengah hati seperti ini. Dan juga kami minta pihak terkait juga harus tegas, kecuali jika memang instansi terkait tertutup matanya,” tegasnya. (HS-10)

_________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s