Penderitaan Anggota Satpol PP Komplit

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_0836

Satpol PP

Ratuasan orang anggota Satuan Polisi Pamong praja (Satpol PP) yang tidak berstatus pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Empat Lawang, resah. Pasalnyanya, ada ketentuan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mewajibkan Satpol PP harus dari kalangan PNS, sementara hampir seluruh anggota Satpol PP Kabupaten Empat Lawang, berstatus pegawai kontrak yang harus mendaftar ulang tiap tahunnya.

“Saya sudah delapan tahun menjadi anggota Satpol PP, harapan saya yang hingga saat ini masih bertahan menjadi anggota Satpol PP adanya pengangkatan status saya menjadi pegawai negeri sipil. Namun dengan adannya UU ASN ini sepertinya harapan kami sudah patah,” ungkap salah seorang anggota Satpol PP Hengki saat dibincangi Harian Silampari di Tebing Tinggi, Jum’at (30/10/2015).

Pada dasarnya sebutnya, dengan jangka waktu kerja yang seumuran dengan kabupaten ini, penderitaan anggota Satpol PP Kabupaten Empat Lawang sudah begitu komplit, dengan gaji yang seadanya dan beban kerja yang cukup berat, tentu tidak semua orang yang sangup bertahan. “Gaji kami berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp800 ribu per bulannya. Kalau dipikir-pikir dapat apa dengan uang segitu. Namun karena terus berharap adanya pengangkatan (PNS, Red), makanya kami masih bertahan. Namun sepertinya kami harus terbuang tanpa ada pertimbangan dari pemerintah akibat undang undang ASN,” imbuhnya.

Lanjutnya, sebagai manusia biasa dan mempunyai keluarga seperti pegawai-pegawai lainnya, anggota Satpol PP juga memerlukan kesejahteraan, namun hingga delapan tahun mengabdi, selain hanya mendapatkan secarik kertas piagam penghargaan yang diberikan tiap tahunnya, tidak ada yang didapatkan oleh seorang anggota Satpol PP.

“Mungkin banyak yang tidak tau bagaimana penderitaan kami sebagai anggota Pol PP, gaji kecil sering tersendat pula. Tidak ada yang membuat kami kuat bertahan selain berharap diangkat PNS, namun ini sepertinya harapan akan sia-sia, jangankan diangkat (PNS) justru kami akan terbuang,” sebutnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Empat Lawang, M Madani saat dikonfirmasi menegaskan, hingga saat ini anggota Satpol PP Kabupaten Empat Lawang, sangatlah tidak dimungkinkan semuanya dari kalangan PNS, karena memang Kabupaten Empat Lawang pegawai yang berstatus PNS masih sangat jauh kekurangan, karenanya anggota Satpol PP di Kabupaten Empat Lawang jauh lebih banyak dari kalangan pegawai kontrak.

“Kita tidak dapat mengganti semua anggota kita dari kalangan PNS, karena memang pegawai berstatus PNS itu memang masih belum memungkinkan,” jelasnya.

Karenannya, Pemkab Empat Lawang sebutnya masih akan terus mempertahankan anggotanya dari kalangan non PNS hingga ada petunjuk lebih lanjut dari Kementerian dalam negeri. “Saya pastikan anggota saya tetap bertahan dengan komposisi sekarang, karena memang sangat tidak dimungkinkan jika anggota semuanya dari kalangan PNS,” tegasnya.

Disinggung upaya dirinya memperjuangkan nasib anggotanya untuk diangkat menjadi PNS, Madani mengaku telah menyampaikan hal tersebut ke Kemendagri, bahkan diakuinya di setiap forum pusat, berkali-kali disampaikanya keinginan anggotanya untuk diangkat menjadi PNS.

“Terutama mereka yang sudah mencapai delapan tahun kerja semenjak empat lawang berdiri, saya rasa sudah sewajarnya mereka diPNSkan, namun aturan untuk pengangkatan itu belum ada,” jelasnya. (HS-10)

________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s