Cetak Sawah 3037 Hektar Tertunda

Tebing Tinggi, Empat Lawang

ilustrasi cetak sawah

ilustrasi cetak sawah (IST/Net)

Rencana pembangunan areal persawahan (cetak sawah) seluas 3037 hektar, yang akan dialiri irigasi lintang kiri sepertinya harus ditunda.

Penundaan tersebut, menyusul belum rampungnya pembangunan saluran sekunder dan tersier pada irigasi lintang kiri, yang diproyeksi mampu  mengaliri setidaknya tiga wilayah kecamatan di Empat Lawang, yaitu Muara Pinang, Pendopo dan Lintang Kanan. “Awalnya kita rencanakan pembangunan tahap awal seluas 1200 hektar 2015 ini, namun hasil rapat baru-baru ini, kita tunda dulu sampai saluran irigasi rampung,” unkap Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP3) Empat Lawang, Rudianto, Jum’at (30/10).

Cetak sawah, kata Rudianto, direncanakan 3037 hektar melalui dana APBN, tahap pertama 1200 hektar kemudian tahap kedua 1837 hektar, seluruhnya berada di kecamatan Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pendopo. Dan pada 2016 ini, pemkab Empat Lawang melalui kementrian pertanian baru akan mengajukan Analisis dampak lingkungan (Amdal). Sejauh ini masih pendataan, terkait lahan dan jumlah kelompok tani yang akan mengelolah persawahan irigasi lintang kiri.

DP3 Empat Lawang, tidak mau gegabah dalam perencanaan cetak sawah. Harus ada penyesuaian dahulu antara debit air dan kesiapan lahan yang dikelolah. Makanya, imbuh Rudianto, pembangunan cetak sawah terpaksa diundur setelah seluruh saluran irigasi rampung.

“Tujuannya besar, selain untuk peningakatan ketahanan pangan nasional. Irigasi lintang kiri juga akan memberi dampak postif lainnya bagi petani, misalnya pengelolaan tambak ikan dan lainnya,” imbuhnya.

Rudianto mengakui saat ini lahan baku persawahan di Empat Lawang tercatat 14.090 hektar, sebagian besar berada di kecamatan Pasemah Air Keruh dan Tebing Tinggi. Diharapkan, setelah irigasi lintang kiri rampung, terjadi penambahan luas lahan baku sawah 3037 hektar di wilayah kecamatan Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pendopo.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Empat Lawang, DR H Nanti Kasih Ade menyebut, proses pembangunan irigasi lintang kiri diproyeksi rampung 2017 mendatang. Termasuk penyelesaian saluran sekunder dan tersier (saluran cacing, red) ke areal persawahan. Terkait kendala pembebasan lahan, masih dalam tahap penyelesaian termasuk yang masuk ke wilayah kabupaten Lahat di areal bendungan utama irigasi lintang kiri.

“Kita optimis, dengan irigasi lintang kiri akan meningkatkan produksi pertanian dan perikanan di Empat Lawang. Selain itu, ada banyak manfaat bagi masyarakat, terutama penyediaan air bersih dan sanitasi,” imbuhnya. (HS-10)

__________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s