Proyek Kramik Trotoar Pemborosan

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG-20151025-02254

Para pekerja tampak mengerjakan pemasangan kramik di trotoar jalan di kawasan Pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Minggu (25/10/2015)

Pemasangan kramik pada trotoar di kawasan Pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, disoal warga. Pasalnya pemasangan kramik pada trotoar itu dianggap berlebih-lebihan dan dianggap hanya pemborosan anggaran.

Seperti yang disampaika salah seorang warga di Pasar musi Tebing Tinggi, pembangunan trotoar jalan ini oleh pemerintah melalui Dinas PU BM Empat Lawang ini, dinilai pekerjaan yang berlebihan karena trotoar jalan dipasang keramik batu alam di sepanjang jalan pasar ulu higga pasar ilir Tebing Tinggi, sementara banyak pekerjaan yang harus dikerjakan ketimbang memasang kramik di trotoar itu.

“Ya menurut saya ini berlebihan disisi lain masih banyak yang butuh perbaikan, sementara trotoar jalan dibangun dilapisi keramik,” ungkap Sopyan salah seorang warga saat dibincangi wartawan, Minggu (25/10/2015).

Dikatakanya, selain dianggap berlebihan pemasangan trotoar untuk pejalan kaki menggunakan keramik ini ditakutkan tidak tepat karena terlalu licin apalagi saat musim hujan natinya.

“Apa tidak licin itu pasang keramik, itukan untuk pejalan kaki, bukan kamar mandi,” sambungya.

Ia pun mengaku tidak diberatkan bahkan dirugikan dengan pembangunan ini, bahkan sangat setuju, namun alangkah sayangya apabila trotoar jalan ini digunakan banyak warga yang tepleset olehnya.

Sementara Mukmin warga lainnya mengaku setuju-setuju saja jika trotoar dipasangi kramik. Menurutnya kemungkinan pemerintah berniat membangun trotoar dengan fasilitas lebih dari biasanya sehingga pasar musi terkesan lebih cantik dan mewah dari biasanya.

“Mungkin keinginan pemerintah ingin terlihat lebih dari sekedar trotoar jalan, sekaligus memperindah tampilan pasar ini,” timpalnya.

Walaupun demikian ia biasanya melihat trotoar jalan itu hanya susunan konblok/paving blok disusun dan tidak licin saat musim hujan, itupun tetap licin di pijak karena ditumbuhi lumut.

“Entahlah kalau ini, licin atau tidaknya saat hujan, karena masih dibangun belum diguakan lama, mungkin juga nanti ditumbuhi lumut jadi licin Juga,” sampainya. (HS-10)

________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s