Pembangunan SPAL dan Pagar Rumdin Disoal

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG-20151026-02803

Tampak pekerja bangunan sedang mengerjakan tambal sulam proyek SPAL di area Lapangan Tenis Pemkab Empat Lawang, Kelurahan Kupang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Senin (26/10/2015).

Pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) berseberangan jalan Rumah sakit umum daerah (RSUD) Tebing Tinggi, tepatnya di area Lapangan Tenis Pemkab Empat Lawang, Kelurahan Kupang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dipertanyakan warga. Pasalnya pembangunan SPAL (siring) ini hanya dilakukan tambal sulam saja dan tidak dilakukan pembangunan menyeluruh.

Selain pembangunan Siring ini, warga juga mempertanyakan pembangunan pagar depan rumah Ketua DPRD Empat Lawang, yang saat ini menjadi Rumah dinas Sekda Empat Lawang, sebab bangunan pagar tersebut terkesan proyek pemborosan anggaran, karena pagar yang sebelumnya dibangun pada empat tahun silam itu masih terlihat bagus dan belum mengalami kerusakan. Namun oleh dinas terkait dirobohkan dan dibangun kembali.

Seperti yang disampaikan Yon (43) warga Kelurahan Kupang Kecamatan Tebing Tinggi, dia menduga jika proyek tersebut hanya akal-akalan untuk mencairkan uang negara untuk kepentingan oknum tertentu. Karenanya dia berharap pembangunan seperti pagar Rumdin Sekda ini menjadi perhatian pihak terkait.

“Saya lihat, pembangunan siring (SPAL) hanya dilakukan tambal sulam, sementara pembangunan pagar rumah disnas sekda, kok masih bagus malah dibangun baru lagi, apakah ini tidak pemborosan namanya ?,” ungkap Yon kepada wartawan, Senin (26/10/2015).

Belum lagi jika diteliti jelasnya, baik itu pagar atau SPAL, banyak hal yang diduga tidak sesuai dari rencana anggaran biaya (RAB). Karenanya dia berharap pembanguan yang seperti ini tidak lagi ada di Kabupaten Empat Lawang, sebab pembangunan yang seperti ini menjadi penilaian buruk di mata masyarakat. “Kita cuma berharap tidak ada lagi pembangunan yang terkesan pemborosan anggaran, jangan sampai masyarakat menilai pembangunan tidak bermanfaat sehingga kesannya hanya hambur-hamburkan uang negara,” harapnya.

Senada dengan itu, Ismail warga lainnya menilai pembangunan pagar Rumdin Sekda terkesan proyek akal-akalan saja, sebab setahu dirinya pagar Rumdin Sekda yang lama masih terlihat kokoh dan masih bagus. “Menurut saya, penyusun anggaran kurang kreatif. Sebab masih sangat banyak wilayah kabupaten ini yang memerlukan sentuhan pembangunan, alangkah baiknya jika pagar Rumdin Sekda hanya direhab saja, itukan masih kokoh. Anggaran sisanya dialokasikan ke lain, itu lebih baik,” ujarnya. (HS-10)

_________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s