Naikan Target PAD Atasi Defisit

Tebing Tinggi, Empat Lawang

PAD

Ilustrasi (Net)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang terpaksa membengkakan target pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini adalah bagian upaya Pemkab Empat Lawang menyeimbangkan defisit anggaran daerah akibat pemotongan dana bagi hasil (DBH) Pajak kendaraan bermotor oleh tim pengelola anggaran daerah (TPAD) propinsi Sumstera selatan (Sumsel).

Kepala dinas pendapatan daerah (Dispenda) Empat Lawang, A Nawawi mengakui hal itu, meski diakuinya upaya tersebut belum tentu juga tercapai, namun setidaknya pihaknya harus berupaya semaksimal mungkin untuk menutup terjadinya defisit yang lebih parah lagi.

“Tim anggaran terpaksa membengkakkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp10 Milyar meskipun realisasinya belum tentu juga bakal tercapai, kita harus upayakan ini. Selanjutnya terpaksa memangkas anggaran di SKPD yang dianggap tidak begitu dibutuhkan dan belum mendasar, ini lah salah satu solusi yang kami ambil,” kata Nawawi saat dibincangi wartawan, Jum’at (23/10/2015).

Dikatakannya, dalam kondisi saat ini adalah tidak patut jika salah satu pihak saling salah menyalahkan, namun yang terbaik adalah harus bersatu bagaimana mengatasi kondisi ini dan mencari sama-sama solusi terbaik.

“Apalagi di zaman sekarang ini semua daerah mengalami difisit anggaran. Kita harus bersama-sama mencari solusi, bagaimana menyeimbangkan anggaran ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Empat Lawang di buat pusing setelah dilakukan evaluasi DBH tahun 2015. Pasalnya DBH Pajak Kendaraan bermotor untuk Kabupaten Empat Lawang dipangkas hingga mencapai Rp14 Milyar.

Padahal asumsi yang diajukan ditahun ini mencapai Rp25 Milyar sementara SK yang turun hanya Rp11 Milyar. Karenanya Pemkab bingung anggran mana lagi yang bakal dipangkas, guna menutupi pemangkasan Rp14 Milyar yang dimaksud.

Hal ini diakui Sekda Empat Lawang, Drs Burhansyah mengakui hal ini, diakuinya jika pihaknya telah menerima hasil evaluasi dari Pemprop Sumsel. Dan untuk menyikapi hal ini, pihaknya kata Burhansyah langsung menggelar rapat, teutama tim anggaran pendapatan  daerah (TAPD), selanjutnya tim yang terdiri dari Kadispenda, Kepala Bapedda, kemudian Kepala BPKAD ditugaskan ke propinsi untuk melakukan koordinas ke TAPD propinsi Sumsel.

“Persoalan sudah kita bahas dan menugaskan tim untuk segera berangkat ke Palembang,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bapedda Empat Lawang, H Nanti Kasih Ade mengaku terkejut adanya pemangkasan DBH hingga Rp14 Milyar. Hal ini dianggap tidak masuk akal sehingga pihaknya mengaku pusing untuk mengambil langkah mengatasinya.

“Tidak menyangkah DBH keluar hanya senilai Rp11 Milyar karena berdasarkan SK 2014 DBH Rp 18 M, makanya sebelumnya kita berasumsi DBH mencapai Rp 25 Milyar. Saat ini tidak dipangkas DBH saja kita sudah defisit, apalagi dipangkas hingga capai Rp14 Milyar,” ungkapnya. (HS-10)

_____________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s