Tidak Ada Kewajiban Buka Jilbab

Tebing Tinggi, Empat Lawang

jilbab

Ilustrasi (Net)

Seluruh siswi SMAN 1 (unggul) Tebing Tinggi tidak mewajibkan para siswi membuka Jilbab pada sesi pemotretan untuk kepentingan Ijazah. Bantahan tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 (Unggul) Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Ajrianto saat disambangi wartawan di ruang tugasnya, Jum’at (23/10/2015).

“Saat ini kami belum melakukan pemotretan para siswa untuk kepentingan Ijazah, karenanya saya bingung jika kami dikatakan mewajibkan para siswi buka Jilbab saat sesi pemotretan untuk kepentingan Ijazah,” kata Ajrianto kemarin.

Biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, pihak sekolah sebelum melakukan pemotretan, para siswi yang mengenakan Jilbab ditanya terlebih dahulu, apakah tidak mengenakan Jilbab atau mengenakan Jilbab. Bahkan diakuinya ada salah seorang siswi mau membuka Jilbab saat dipotret asal siswa laki-laki keluar dari ruangan, namun kebijakan membuka Jilbab tidaklah diwajibkan karena itu adalah hak para siswi yang harus dihormati semua pihak termasuk pihak sekolah.

“Sebenarnya, aturan yang mengharuskan pemasangan foto tidak mengenakan Jilbab itu sudah lama dicabut sejak dikeluarkannya Permendiknas tahun 2002 lalu, intinya siswi dibebaskan mengenakan jilbab atau tidak saat diambil fotonya untuk keperluan ijazah, dan semenjak itu SMA kita tidak lagi mewajibkan hal itu. Kita beri kebebasan para siswa menentukan mana yang terbaik bagi dirinya,” jelasnya.

Di beberapa negara lanjut Ajrianto, pembuatan akta otentik misalnya paspor, mewajibkan pemiliknya tidak mengenakan Jilbab saal diambil fotonyo, hal tersebut menurutnya untuk menghindari adanya upaya pemalsuan identitas yang dilakukan oknum tertentu. Namun di Indonesia hal tersebut tidak lagi dilakukan. “Intinya, pemasangan foto untuk akta otentik harus foto tidak berjilbab, sudah tidak lagi diterapkan termasuk di SMA kami ini,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III yang membidangi Pendidikan, Pariwisata dan Kesehatan DPRD Empat Lawang, Joni Riko mengaku tidak ada peraturan daerah (Perda) Empat Lawang mengenai pemakaian jilbab bagi siswi di sekolah. Namun ditegaskannya, para siswi mau memakai Jilbab atau tidak, adalah hak siswi itu sendiri. Mengenai adanya Informasi yang menyebutkan jika siswi diharuskan melepas jilbab saat difoto untuk kepentingan Ijazah, hal tersebut tidaklah dibenarkan, sebab itu adalah hak para siswi.

“Justru aneh saja jika sehari-hari di sekolah mengenakan jilbab, saat di ijazahnya justru foto yang dipasang saat tidak mengenakan jilbab. Tapi ini tergantung pada siswinya sendiri, sebab itu adalah haknya dan semua orang harus menghargai itu,” terangnya.

Sebelumnya, proses pemotretan untuk keperluan Ijazah di SMAN 1 (Unggul) Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang disoal. Pasalnya para siswi disuruh buka Jilbab, alasannya agar kelihatan telinga.

Tentu saja kebijakan tersebut dipermasalahkan beberapa siswi dan. salah seorang keluarga siswi di SMAN 1 (unggul) Tebing Tinggi. Mereka mempertanyakan kebijakan tersebut. Sebab menurutnya, kebijakan yang harus membuka Jilbab adalah kebijakan yang mengada-ada, apalagi hanya untuk keperluan foto ijazah. Dia mengaku terkejut adanya kebijakan yang harus membuka Jilbab tersebut.

“Saat ditanya, pihak sekolah bilang itu sudah kebijakan dan disuruh oleh Disdik, dan infonya bukan hanya satu sekolah ini saja, di sekolah lain juga begitu,” jelas Misra salahseorang keluarga siswi. (HS-10)

__________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang, Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s