53 Desa Terima Pencairan ADD

Tebing Tinggi, Empat Lawang

95ADD (2)

Ilustrasi (Net)

Setidaknya 53 desa yang ada di Kabupaten Empat Lawang, telah menerima pencairan anggaran dana desa (ADD) melalui rekening desa masing-masing. Adapun rinciannya, 29 desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Saling, 24 desa di Kecamatan Sikap Dalam dan Ulumusi. Sementara sisanya 94 Desa belum dapat dicairkan karena berkas di 94 desa tersebut belum terverifikasi.

Kepala BPMPD Empat Lawang, M Azhari melalui Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan (PDK), Guntur Martady saat disambangi di ruang tugasnya, Selasa (20/10/2015) mengatakan, untuk pencairan dana desa tentu saja ada pengawasan baik dari eksternal maupun internal. Karenanya Guntur memastikan tidak ada pungutan ataupun potongan diluar ketentuan dalam pencairan dana desa, sepenuhnya diserahkan ke rekening desa dan harus dikelolah sesuai ketentuan.

“Nah, bagi desa yang tidak mampu menyerap semua anggaran dana desa tahun 2015 ini, maka akan menjadi silva desa yang diatur dalam ketentuan undang-undang yang berlaku,” kata Guntur.

Sementara desa yang mendapatkan dana desa yang terbesar yakni Desa Babatan di Kecamatan Lintang Kanan. Jika rata-rata desa mendapat ADD berkisar Rp200 juta hingga Rp250 juta, sementara Desa Babatan mendapatkan lebih dari Rp300 juta. “Karena memang desa tersebut memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak dibanding desa lain yang ada di Kabupaten Empat Lawang,” jelasnya.

Diingatkannya, bagi Kepala Desa (Kades) selaku pengelolah dan penanggung jawab ADD di desanya masing-masing, untuk tidak melupakan membayar pajak. selain itu setiap pengelolaan ADD haruslah sesuai dengan petunjuk tekhnis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang ada. “Dana desa tetap ada pajak, makanya salah satu syarat pencairan desa harus memiliki NPWP, jadi para Kades haru mengikuti aturan dan tidak menyimpang dari Juklak dan Juknis yang ada,” imbuhnya.

Soal pengawasan internal yang dimaksud, Guntur menjelaskan jika setiap elemen di desa itu sendirilah yang harus saling mengawasi artinya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sedangkan untuk pengawasan ekternal Inspektorat dan Kejari. “Memang ada permintaan kita untuk pengawasan ekternal yakni inspektorat dan Kejari, oleh sebab itu saya minta kepada semua Kades bekerja sesuai dengan aturan Anggaran pendapatan belanja desa (APB Des) yang telah dibuat oleh desa itu sendiri,” ujarnya.

Selain itu, bukan hanya pengawasan saja melainkan bagi desa yang ingin tahu tentang hukum pada penggunaan dana desa, pihaknya mempersilakan berkonsultasi dengan Kejari, artinya bukan hanya pengawasan saja melainkan bisa juga melakukan pembinaan.

“Pengawasan eksternal juga bahkan bukan hanya pengawasan melainkan juga melakukan pembinaan silakan saja bagi desa yang lebih tahu tentang hukum maupun tata cara penggunaan dana,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kepala Kejaksanaan Negeri (Kajari) Tebing Tinggi, Azwad Z Hakim melalui Kasi Intel, Muhammad Arifin mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari BPMPD Empat Lawang, terkait pengawasan dan pembinaan dana desa.

“Surat pengawasan telah kita terima dari BPMPD, untuk sementara sifatnya kita rekomendasi dan sejauh ini belum ada petunjuk peneguran bahkan sekarang ini sudah bisa kita melakukan pengawalan,” ungkapnya. (HS-10)

_________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s