Pemilik Bangunan Liar Diminta Bongkar Bangunan

Tebing Tinggi, Empat Lawang

1431013635

Ilustrasi

Karena berdiri di lahan milik negara, satu unit bangunan yang berada di Lorongarabia Kelurahan Pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, pemilik bangunan tersebut diminta untuk segera membongkar bangunannya sendiri. Setidaknya dalam limit waktu hingga 15 Oktober 2015 pemilik diminta harus membongkar bangunannya, apabila pemilik  tidak mengindahkan terpaksa tim terkait akan melakukan pembongkaran paksa.

Pernyataan tegas tersebut disampikan Camat Tebing Tinggi, Suryadi Husein melalui Sekretaris Kecamatan Tebing Tinggi, Umar Hasan saat disambangi  wartawan di ruang tugasnya, Senin (19/10/2015).

“Saat ini baru tahap pemberitahuan kepemilik bangunan kalau dengan rentang waktu yang ditentukan belum diindahkan terpaksa dibongkar paksa, untuk waktu penindakan nanti akan ditentukan lagi,” kata Umar.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut bangunan yang dimaksud, Umar Hasan menjelaskan jika bangunan yang didirikan dilahan negara ini, hanya satu bangunan berupa warung kopi semi permanen, bangunan ini didirkan terlalu dekat dengan jalan sehingga bangunan tersebut menggangu aktifitas jalan. Selain itu apabila tidak dilakukan penertiban ditakutkan akan terjadi yang lebih dari saat ini sebab diduga bangunan tersebut dijadikan tempat perjudian.

“Ini juga menindaklajuti laporan masyarakat, dan kebetulan bangunan ini didirikan di tanah jalan milik negara, makanya kita minta pemilik segera membongkarnya sendiri atau kita yang akan membongkar paksa,” tegasnya.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Empat Lawang, M Madani menyampaikan jika pihaknya telah menerima pemberitahuan tersebut, pihaknya juga telah menerima instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang untuk meindaklanjuti laporan masyarakat melalui Kecamatan Tebing Tinggi.

“Kami sebagai penegak perda, hanya menjalankan instruksi, dalam hal ini kami sudah siap melakukan penertiban tinggal menunggu pasti dari kecamatan,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi, dijelaskannya jika pemilik bangunan ini telah diperingatkan dua kali sebelumnya untuk tidak mendirikan bangunan di lahan milik negara berupa badan jalan oleh pihak kecamatan.

“Informasinya sudah diperingatkan dua kali, selanjutnya kami tunggu konfirmasi kecamatan, kali ini bagimana langkah yang diambil, karena sifat kita adalah membantu mengamankan instansi untuk menegakan perda, kalau intansi terkait sudah siap kita juga siap,” tandasnya. (HS-10)

_________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s