Edarkan Uang Palsu di Pasar

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG-20151015-02776

Tersangka Anton (tengah) berikut barang bukti upal dan hasil belanjaannya saat diamankan di Mapolres Empat Lawang, Kamis (15/10/2015).

Masyarakat di Kabupaten Empat Lawang tampaknya harus hati-hati, pasalnya peredaran uang palsu (Upal) sedang marak terjadi. Buktinya, Kamis (15/10/2015) sekitar pukul 09.00 WIB seorang pengedar Upal tertangkap karena ketahuan berbelanja sayuran di Pasar Tebing Tinggi, Lr Talang Padang, Kecamatan Tebing Tinggi menggunakan Upal.

Pengedar uang palsu yan mengaku bernama Anton (36) ini, harus menerima bogem mentah dari para pedagang pasar yang kesal terhadap dirinya. Selain dihajar oleh para pedagang pasar, Anton juga harus berurusan dengan pihak kepolisian Polres Empat Lawang dan terpaksa merasakan dinginnya Hotel Prodeo Mapolres Empat Lawang.

Informasi yang berhasil dihimpun Harian Silampari menyebutkan, jika tersangka Anton datang ke Pasar Tebing Tinggi, berbelanja sayuran dan ikan dengan menggunakan upal. Namun beberapa pedagang curiga dengan uang yang dibelanjakan tersangka.

Setelah diteliti ternyata memang benar, uang tersebut adalah uang palsu alias upal. Para pedagang pun geram, langsung menghajar tersangka Anton, sebelum akhirnya tersangka diamankan aparat Polres Empat Lawang berikut barang bukti belanjaan dan Upal.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIK melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Nanang Supriatna didampingi Kanit Pidum, Ipda Indra Gunawan mengatakan dari tangan tersangka didapati upal sebanyak Rp2,3 Juta pecahan seratus ribu. Rp500 ribu sudah dibelanjakannya dengan beberapa pedagang, dan berhasil dikumpulkan kembali dari pedagang tempat tersangka belanja, baru terkumpul Rp400 ribu.

“Modus tersangka menggunakan upal tersebut dengan cara berbelanja dengan nominal berkisar Rp15 ribu. Dia membeli sayuran seperti tomat, cabe, petai. Belinya sedikit-sedikit berkisar Rp15 ribuan. Tapi tempat tersangka belanja berpindah-pindah dengan belanjaan yang hampir sama,” jelasnya.

Diungkapkannya, setelah mengamankan tersangka Anton, pihaknya melakukan pengembangan untuk menyelidiki dari mana upal tersebut didapat. Tim melakukan pengembangan ke daerah Desa Muara Kati, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas yang diakui tersangka adalah tempat tinggalnya.

“Karena pengakuan tersangka Anton ia tinggal di desa tersebut. Namun setelah kami telusuri di sana, tempat tinggalnya bukan di sana. Saat ini tersangka sudah diamankan dan masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Terpisah, tersangka Anton yang mengaku beralamat di Desa Muara Kati Kecamatan TPK Kabupaten Musirawas ini seperti orang linglung dan berbicara kurang jelas. Namun ia mengatakan upal didapat dari seseorang di jalan, tapi orang tersebut tidak ia kenal.

“Tidak tahu siapa orangnya. Uang saya belanjakan sayur-sayuran. Rencananya mau dimasak di rumah,” kata tersangka Anton yang mengaku asal dari Pulau Jawa ini.

Ia juga mengatakan baru sekali gunakan upal. Itupun didapatinya dari seseorang yang tidak ia kenal. “Baru sekali ini. Dulu saya kerja buruh tani sekarang pengangguran,” kelitnya. (HS-10)

_______________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s