Bandar Besar Sabu Miliki Senjata Api

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_1250

IMG_1237Bandar sabu yang diduga jaringan antar daerah dibekuk anggota gabungan Polres Empat Lawang yang terdiri dari Satnarkoba, Satreskrim dan Satlantas yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Empat Lawang, Jumat (9/10/2015) sekitar jam 09.30 WIB.

Pelaku berinisial C, R dan S tidak bisa mengelak saat anggota Polres Empat Lawang bersama BNN Empat Lawang  menggeledah rumah di jalan Lingkar Kota Tebing Tinggi kawasan Padang Ajan, Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Bahkan salah satunya tersangka berinisial C terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada paha kaki bagian kanan karena mencoba melawan dan ingin kabur saat ditangkap.

Selain berhasil mengamankan tiga orang tersangka, Polisi juga berhasil menyita barang bukti (BB) sabu 40 gram senilai Rp60 juta, Senpi jenis pistol beserta 54 butir peluru, uang tunai lebih kurang Rp1 juta, dua buku tabungan, enam unit handphone, satu timbangan, dua pak plastik untuk mengemas paket sabu, satu alat isap, lima korek api, Tiga tas sandang dan satu dompet.Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIK menjelaskan jika penangkapan bandar berikut barang bukti ini adalah hasil dari upaya penyelidikan tim gabungan sejak satu minggu terakhir. “Dari hasil tersebut kita mendapatkan informasi bahwa ada barang yang masuk sebanyak 500 gram, namun dari hasil pengeledahan kita hanya berhasil mengamankan 40 gram sabu,” jelas Rantau.
Dijelaskannya selama ini bandar tersebut belum tersentuh oleh pihaknya, akan tetapi berkat tim gabungan yang dibentuk, pihaknya berhasil membongkar bandar besar tersebut.

“Alhamdulilah berkat tim gabungan kita berhasil membongkar bandar besar, selama ini kita beranggapan jika bandar yang ada di empat lawang mengambil barang tersebut dari kabupaten/kota tetangga seperti Lubuklinggau dan Pagaralam, ternyata bandar-bandar dari sana mengambil barang itu dari empat lawang. Kita saat ini sedang melakukan penyelidikkan terhadap aktor-aktor utama pengedar narkoba di Kabupaten Empat Lawang,” tukasnya.

Sementara itu di hari sebelumnya, Kamis (8/10/2015) sekitar pukul 08.00 WIB.  Pasangan suami istri (pasutri), Kasmir (37) dan Eneta (35) yang diduga bandar narkoba jenis ganja diringkus aparat Polres Empat Lawang, Pasustri ini ditangkap di kediamannya di Desa Karang Dapo, Kecamatan Sikap Dalam.

Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan aparat berupa 19 paket ganja kering terbungkus kertas amplop, pil dextro 120 keping, uang tunai sekitar Rp4 juta, satu timbangan digital, tiga korek api dan satu handphone (hp).

Kasat Res Narkoba Polres Empat Lawang, AKP A Darmawan mengatakan, penangkapan pasutri ini merupakan rangkaian Oprasi Sadar Lintang 2. Memang pasutri ini merupakan target operasi (TO) Satuan Reserse Narkoba Polres Empat Lawang.

“Mereka adalah TO kami, sudah sekitar satu tahun. Modus mereka ini berubah-rubah, kadang jual, kadang tidak. Mereka jual juga dengan orang-orang tertentu saja,” ujar Darmawan.

Dijelaskannya pada Rabu (7/10/2015) pagi hingga sore, pihaknya mengintai rumah tersangka dan salah satu anggota menyamar sebagai pembeli. Anggota saat itu beli barang sepaket dengan istri Kasmir, Eneta karena saat itu Kasmir tidak ada di rumah.

“Sebetulnya Rabu malam hendak kami tangkap tapi mereka pergi. Jadi Kamis pagi kami intai lagi sejak pagi dan sekitar pukul 08.00 WIB kami tangkap. BB ada di ruang tamu,” bebernya.

BB ganja yang berhasil diamankan adalah sisa penjualan tersangka. Sementara pil Dextro juga dijual tersangka, sebab efek pil Dextro bisa membuat penggunanya tidak sadar sama dengan menggunakan narkoba.

“Kedua tersangka dijerat UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dan UU No.36 tahun 2009 tentang kesehatan karena ada pil Dextro” jelasnya.

Selian pasutri, pihaknya juga mengamankan satu orang yang diduga jaringan tersangka pasutri berinial NA (30). “NA kami amankan namun statusnya masih saksi dan masih dalam penyidikan kami,” pungkasnya (HS-10)

_____________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s