Jual Batu Kali ke Pihak Rekanan

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_1124

Tampak tumpukan material batu kali yang dikumpulkan oleh para ibu-ibu warga Kelurahan Tanjungmakmur Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Foto diabadikan, Selasa (6/10/2015).

Pembangunan pasar tradisional dan Jembatan di Kawasan Pulo Emass yang dilakukan oleh pihak ketiga rekanan Pemkab Empat Lawang pada saat ini ternyata mendatangkan berkah tersendiri warga di Kelurahan Tanjungmakmur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Warga yang mayoritas ibu-ibu ini memanfaatkan keringnya sungai akibat adanya pengedaman Sungai Musi untuk memudahkan pengerjaan Jembatan yang menuju Pulo Emass, untuk mengambil batu kali di Sungai Musi dan menjual batu tersebut kepada pihak rekanan yang mengerjakan Konstruksi bangunan pasar tradisional di Pulo Emass.

“Lumayanlah buat tambah-tambahan isi dapur, kami kumpulkan batu di sungai ini setelah terkumpul langsung kami jual pada pemborong proyek pasar,” ungkap salah seorang ibu rumah tangga yang mengaku bernama Dini kepada wartawan, Selasa (6/10/2015).

Dikatakannya, semenjak harga komuditas perkebunan karet anjlok, dirinya merasa kebingunan sebab harga yang didapat dari hasil penjualan getah karet sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Alhamdulillah kita bisa ambil batu di sungai, hasilnya cukup untuk tambahan biaya hidup sehari-hari,” jelasnya.

Sementara Khoimah salah seorang warga lainnya, menjelaskan jika harga perkubiknya batu yang dia jual pada pihak rekanan proyek pasar tradisional sebesar Rp50 ribu. Namun karena daya tampung pihak rekanan terbatas, kedepannya para pengumpul batu di kawasan Kelurahan Tanjungmakmur cukup kebingungan untuk menjual batu yang dikumpulkan secara manual tersebut.

“Kalau mereka (pihak rekanan, Red) tidak membutuhkan batu lagi karena material batu kali mereka sudah cukup, kami kebingunan jualnya, ya harapannya mudah-mudahan kehidupan kami sebagai orang pinggiran ini diperhatikan oleh pemerintah. Apalagi kondisi perekonomian sekarang ini lebih susah, tentu perhatian pemerintah sangat kami harapkan,” tandasnya. (HS-10)

_____________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s