Belasan Kades Tuntut Pencairan APB-Des

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_1102

Tampak belasan Kades saat menunggu pertemuan dengan Assisten I Setda Empat Lawang, H Fikmalil Arwan dalam aksi damai di Kantor Bupati Empat Lawang, Selasa (16/10).

Belasan orang Kepala Desa (Kades) yang mengaku datang dari desa dalam wilayah Kecamatan Tebing Tinggi melakukan aksi damai di Kantor Bupati Empat Lawang, Selasa (6/10). Kedatangan Kades yang diketahui berjumlah sekitar 15 orang ini mempertanyakan prihal APB Des yang hingga sekarang belum juga dicairkannya dana yang rencana dialokasikan untuk 70 persen bangunan fisik dan 30 persen untuk pemberdayaan masyarakat di desa.

IMG_1109Dihadapan Assisten I Setda Empat Lawang H Fikmalil Arwan yang menerima 5 orang utusan Kades di ruang kerjanya, perwakilan Forum Kades Kecamatan Tebing Tinggi, yang merupakan Ketua II Forum Kades Tebing Tinggi, Hendra YP mengungkapkan jika kedatangan rombongan kepala desa ini mengklarifikasi kapan pencairan dana desa ini, padahal segala persyaratan yang diajukan sudah lengkap.

“Kami hanya mempertanyakan kapan dana desa tahap pertama dicairkan, sebab sekarang ini sudah bulan oktober. Kapan lagi kami menerapkan dana desa ini jika sudah dipenghujung tahun 2015, padahal ada pengerjaan fisik di dana tersebut. Jika pada pertengahan bulan oktober ini belum juga dicairkan, kami akan kembali mendatangkan semua Kades dalam jumlah yang lebih besar,” kata Hendra YP.

Diungkapkannya, jika di daerah lain saat ini sudah memasuki pencairan tahap ke dua namun lain halnya dengan Kabupaten Empat Lawang, dana desa tahap pertama pun belum juga tahu ujung ceritanya. “Kepada pemerintah, kami mohon bantuannya agar segera mencairkan dana desa tahap pertama, agar bisa masyarakat di desa dapat mempergunakan dana tersebut untuk pembangunan di desa masing-masing,” ungkapnya.

Dijelakannya, dari sekitar Rp200 juta – Rp300 juta per desa, ada 70 persen pembangunan proyek fisik desa, dan 30 persennya lagi dana pemberdayaan. Kades sendiri, imbuh Hendra, khawatir keseluruhan dana desa tidak mampu terserap mengingat tahun anggaran kurang dari tiga bulan lagi.

Hendra mengakui, berdasarkan informasi pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Empat Lawang, hanya sekitar 4 kecamatan yang desanya sudah melengkapi APB Des. Diantaranya Tebing Tinggi, Saling dan Ulu Musi. Meskipun telah lengkap, belum juga ada kejelasan kapan dicairkan. Alasan selalu ada kendala proses-proses dan proses, ini yang membingungkan pihak Kades.

“Kami pastikan, jika pekan kedua Oktober ini tidak juga cair. Kami akan lapor ke Gubernur Sumsel dan Menteri Desa di Jakarta,” tegasnya.
Sementara itu, Assisten I setda Empat Lawang, H Fikmalil Arwan mengatakan, pihaknya akan mengakomodir tuntutan para kades. Ia pun mengaku sedikit kaget karena dana desa belum cair hingga Oktober ini. “Nanti saya sampaikan ke wabup dan Sekda, saya tidak punya kewenangan dan kebijakan memutuskan tuntutan ini,” kata Fikmalil dihadapan para kades.

Mewakili pemerintah, imbuh Fikmalil, dirinya memberi apresiasi dan semangat para kades untuk membangun desanya. Namun, ada baiknya semua permasalahan diselesaikan bersama dengan kepala dingin, mencari apa permasalahan dan solusi terbaiknya.

“Dari catatan saya, sudah ada dua kali pengajuan pencairan APB Des. Tapi saya tidak tahu, kendalanya dimana sehingga belum cair sampai sekarang ini. Bagusnya langsung lapor ke wabup dan Sekda, biar cepat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, aksi damai belasan kades di depan pintu masuk Pemkab Empat Lawang hanya berlangsung sekitar dua jam, tidak ada orasi ataupun desakan mencolok. Kehadiran para kades hanya diterima Assisten I Setda, H Fikmalil Arwan, sementara Wabup dan Sekda sedang melaksanakan tugas dinas luar (DL).

Pertemuan singkat diruang Assisten I belum membuahkan kejelasan, lebih ironis lagi, beberapa kali Assisten I mencoba menelpon kepala BPKAD, M Daud untuk klarifikasi, meskipun ponselnya aktif tapi tidak diangkat. Akhirnya para kades bubar, dan memastikan jika tuntutan mereka diabaikan hingga pekan kedua Oktober, kades mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dengan melibatkan seluruh Kades se-Empat Lawang serta melaporkan permasalahan ini ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia di Jakarta. (HS-10)

________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s