Sarjana di Desa Akan Direkrut Jadi Penyuluh

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_1085

Pembukaan kegiatan Rapat Penyusunan Program Penyuluh dan Ketahanan Pangan (RP3KP) Kabupaten Empat Lawang tahun 2016 yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2015 di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Senin (5/10/2015).

Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Empat Lawang siap memberdayakan Sarjana yang tinggal di desa-desa sebagai tenaga penyuluh di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Hal ini disampaikan Kepala BP2KP Kabupaten Empat Lawang, H Fadila Marik dihadapan ratusan orang penyuluh se Kabupaten Empat Lawang pada Rapat Penyusunan Program Penyuluh dan Ketahanan Pangan (RP3KP) Kabupaten Empat Lawang tahun 2016 yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2015 di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Senin (5/10/2015).

“Kalau ada S1 di desa, alangkah baiknya kita berdayakan. Saya akan mengbackup penuh insyaallah tahun depan kita akan berusaha menambah lagi anggaran. Mudah-mudahan apa yg kita lakukan ini didukung penuh oleh Anggota DPRD,” kata Fadila Marik.

Pada kesempatan tersebut, Fadila berpesan agar kiranya para penyuluh di Kabupaten Empat Lawang dapat bekerja optimal, sebab sudah sering terdengar olehnya jika para penyuluh dianggap tidak bekerja dengan baik. “Saya tau, hanya segelintir saja yang seperti itu, oleh sebab itulah saya berharap jangan sampai kita dicap tidak bekerja padahal yang demikian itu hanya segelintir saja,” ucapnya.

Diungkapkannya jika petani di Kabupaten Empat Lawang bukanlah orang-orang yang bodoh, namun pada dasarnya mereka memerlukan bimbingan, oleh sebab itu Dia berharap kedepannya para penyuluh dapat memahami hal tersebut sehingga dapat membimbing para petani menuju kesejahteraan.

“Sekarang banyak hal yang lucu, di dusun banyak masuk sayuran dari kota. Tentu saja mereka ini bukanlah orang yang bodoh namun memerlukan bimbingan, dan ini adalah tugas kita, bimbinglah mereka agar memanfaatkan perkarangan menanam sayuran. Bagi saya, bapak-bapak penyuluh dilindungi oleh peraturan dan perundang-undangan, jadi jangan takut bekerja, tinggalkanlah masa lalu mari songsong masa depan dengan meningkatkan kinerja,” ajaknya.

Sementara Assisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesejahteran Sekretariat Daerah (Setda) Empat Lawang, H Fikmalil Arwan dalam sambutannya mensuport kegiatan RP3KP yang dilaksanakan oleh BP2KP Empat Lawang. Hal ini menurutnya dapat menghasilkan hal-hal yang baik jika dilakukan dari bawah, meski konsekwensinya pada penggunaan anggaran.

“Diharapakan pihak terakait pro aktif dalam mencari data yang diperlukan, silakan koordinasikan dengan baik,” ujarnya.

Dikatakannya jika dia sependapat dan setuju jika ada sarjana (S1) dijadikan penyuluh di desa dimana yang bersangkutan menetap. “Kalau ada kenapa tidak. Bila perlu D3 pun dapat diangkat menjadi penyuluh. Jika penyuluh maju, pertanian ikut maju sudah pasti kita tidak akan terpengaruh dengan ekonomi dunia yang memburuk sekalipun, karena kebutuhan kita tetap tetap cukup,” terangnya.

Sebelumnya, Kabid Program BP2KP Empat Lawang, Nanang Suratman dalam laporannya menyebutkan jika saat ini pihaknya sedang mengusulkan tenaga penyuluh tambahan berjumlah 60 orang. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan tenaga penyuluh yang saat ini diakuinya masih sangat kurang.

“Kita saat ini hanya memiliki tenaga penyuluh dari kalangan PNS dan CPNS 79 orang, THL-TBPP sebanyak 16 orang dan tenaga penyuluh swadaya 13 orang serta KTNA 13 orang. Setidaknya kita masih kurang 60an orang penyuluh,” ungkapnya. (HS-10)

_____________________________

Sumber Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s