50 Provider Belum Dibayar Retribusi

TebingTinggi, Empat Lawang

Tower_BTS

Ilustrasi (Net)

Sekitar 50 provider yang ada di Kabupaten Empat Lawang belum membayar retribusi tower sejak dari 2007 sampai dengan sekarang. Tentu saja hal inilah terus dikejar oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Empat Lawang.

Kepala Dishubkominfo Empat Lawang Drs H Choiri Badri membenarkan bahwa ada sekitar 50 provider dari 2007 sampai dengan sekarang belum membayar retribusi kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

“Yang inilah yang terus kita kejar kepada pihak provider yang di Empat Lawang, pemberitahuan kepada provider baik melalui email sudah kita sampaikan namun belum ada yang melakukan pembayaran retribusi,” katanya.

Dikatakannya jika pihak Dishubkominfo Empat Lawang saat mengkonfirmasi kepada pihak provider selalu menolak dengan alasan berdasarkan surat dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia tentang perhitungan tarif retribusi pengedalian menara terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Alasan mereka (provinder) surat dari kementrian keuangan RI No S-349/PK/2015, namun setelah kita cek didaerah tenyata sudah dibayar oleh provider, namun kenapa di Empat Lawang belum dibayar, ini terus kita kejar,” tegasnya.

Kendati demikian, untuk mengatisipasinya pihak Dishubkominfo sedang membentuk pokja dan tim selektif yang masuk dalam Rencana Proyek Perubahan (RPP) Dishubkominfo mengingat retrebusi yang belum dibayar lumayan besar kalau dikumpulkan masuk dalam angkat milyaran.

“Kita sedang bentuk pojka dan tim selektif untuk menangih kepada provider yang ada di Empat Lawang karena retribusi itu cukup besar mencapai milyaran rupiah,” pungkasnya. (HS-10)

______________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s