Rawan Bencana Banjir dan Longsor

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG_0809

Assisten III Setda Empat Lawang, Lukman Panggarbessy saat memasangkan secara simbolis tanda pengenal peserta Pelatihan Manajemen Logistik dan Peralatan BPBD Empat Lawang di Hotel Kito Tebing Tinggi, Rabu (30/9/2015).

Provinsi Sumatera selatan sangat berpotensi terjadinya bencana alam banjir dan longsor. Tidak terkecuali Kabupaten Empat Lawang, dengan kondisi geologis dan geografis di daerah barat dan selatan daerah ini 50 persen berbukit-bukit serta di daerah bagian timurnya yang bergelombang, tentu sangat berpotensi terjadinya bencana banjir dan longsor.

Hal ini menuntut aparatur dan petugas BPBD bekerja maksimal dan harus memiliki pengetahuan cara penggunaan peralatan pada waktu darurat bencana dan kebijakan penerapan logistik yang dibutuhkan.

“Oleh sebab itu saya berharap aparat petugas BPBD Empat Lawang, dapat bekerja profesional dan mampu memanajemen logistik dan peralatan,” ungkap Wakil Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah melalui Assisten III Setda Empat Lawang, Lukman Panggarbessy saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan Pelatihan Manajemen Logistik dan Peralatan BPBD Empat Lawang di Hotel Kito Tebing Tinggi, Rabu (30/9/2015).

Dikatakannya, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya bencana seperti curah hujan yang tinggi, pengundulan hutan yang menyebabkan mengurangnya resapan air, termasuk musim kemarau yang panjang seperti sekarang ini dapat menyebabkan terjadinya bencana kebakaran hutan, lahan dan rumah warga. Dan ini kata Lukman, segera diberi tindakan bantuan logistik yang memadai serta pertolongan dengan peralatan yang ada.

“Kita menyadari bahwa bencana kebakaran, tanah longsor dan banjir, dapat menimbulkan permasalahan yang komplik dan beban psikologis, kerugian harta benda bahkan jiwa. Selain itu dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Disadarinya, dalam melindungi masyarakat dari berbagai bencana, diperlukan peran serta semua pihak, tidak hanya tugas pemerintah namun perlu kesinergian antara LSM, Ormas, Orsos, dunia usaha dan media. “Saya berharap dalam pelatihan ini dapat menerapkan bentuk implementasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tekhnis, penerapan logistik serta penerapan peralatan saat bencana terjadi, sehingga perlindungan dan kepedulian pemerintah dalam nuansa desentralisasi apa lagi dalam era otonomi saat ini,” imbuhnya.

Lukman mengingatkan dari kejadian bencana yang pernah terjadi hendaklah semua pihak berupaya mengurangi resiko akibat dari bencana. “Caranya, memberikan pemahaman kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana serta memberikan bantuan logistik yang maksimal kepada mereka yang sedang tertimpa bencana,” tutupnya. (HS-10)

____________________

Sumber : Harian Silampari

S

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s