Bangun Pos Keamanan Bersama

Tebing Tinggi, Empat Lawang

IMG-20150930-0008

Masyarakat di Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi, bersama pihak Polres Empat Lawang bergotongroyong bangun Pos Keamanan Bersama di desa tersebut, Rabu (30/9/2015).

Polres Empat Lawang membangun Pos Keamanan Bersama di Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi Begal di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Selain membangun Pos Keamanan Bersama, Rabu (30/9/2015) kemarin, Polres Empat Lawang juga menggelar sosialisasi ketaatan aturan berlalulintas di SMKN 1 Empat Lawang. Hal ini untuk memberikan pemahaman bagi para siswa sekolah tentang aturan berlalulintas, sehingga pemahaman itu dapat ditanamkan dalam hati para siswa SMK.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIK melalui Kasi Bimas, AKP Masri Basori mengungkapkan selain untuk mengatisipasi begal, juga untuk mengikutkan peran serta masyarakat dan para siswa sekolah dalam menjaga keamanan di Kabupaten Empat Lawang.

“Tanpa peran serta masyarakat sangat sulit untuk mewujudkan Empat Lawang bebas begal dan pelaku kejahatan lainnya, karena itu, kami berusaha menggandeng dan membina masyarakat untuk peduli dengan keamanan di lingkungan sekitarnya,” ungkap Masri.

Kepala Desa (Kades) Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Alex Deka Syahputra didampingi salah seorang tokoh masyarakat, Haji Mulian mengaku menyambut baik kegiatan pihak Polres Empat Lawang Tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Polres yang bersedia melakukan kegiatan ini, tentunya kami merasa sangat senang dengan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Empat Lawang gabungan dengan Polsek Muara Pinang menggelar razia di Jl Lintas Pagaralam – Pendopo, Desa Sapah Panjang, Kecamatan Muara Pinang.

Dalam razia kali ini, Susantri alias Santri (30) dan Indra (30) warga Desa Lesung Batu, Kecamatan Lintang Kanan berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Empat Lawang, karena kedapatan membawa Narkoba jenis ganja seberat 0,5 Kilogram atau senilai satu juta rupiah.

Mereka yang diketahui masih ada hubungan keluarga ini, ditangkap saat melintas dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat hijau yang dikendarai oleh Indra.

Diduga melihat aparat razia, salah seorang dari mereka membuang kantong plastik ke pinggir jalan. Namun ketika digeledah aparat, di dalam bagasi jok sepeda motor mereka ditemukan ganja yang masih lembab di bungkus kertas koran di dalam kantong plastik.

Ketika aparat mengecek kantong plastik yang dibuang, isinya juga ganja sepaket. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, keduannya berikut barang bukti (BB) dilimpahkan ke bagian Satuan Narkoba Polres Empat Lawang.

Kasat Narkoba Polres Empat Lawang, AKP A Darmawan mengatakan, keduannya saat ini sudah diamankan untuk dimintai keterangan dan diproses lebih lanjut. Mengenai status keduannya belum ada karena masih mengunggu gelar perkara.

“Saat ini keduannya kami amankan dan dilakukan pengembangan lebih lanjut. Dari mana, untuk siapa ganja tersebut masih dalam penyidikan kami,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Indra ingin pergi beli daging karena keluarganya sedang hajatan lalu mengajak Santri menggunakan sepeda motor salah seorang keluarganya. Tapi sebelum berangkat, Santri meminjam motor tersebut dengan alasan mengisi minyak.

“Saat dipinjam Santri, ganja diselipkan di bagasi jok motor. Rencana Santri, ganja akan di jual dengan harga Rp1 juta namun pembelinya masih dalam penyidikan kami,” pungkasnya. (HS-10)

__________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s