Jalan Cor Beton diduga Proyek Siluman

Tebing Tinggi, Empat Lawang

Tebing Tinggi-20150922-02663

Lokasi Proyek yang berada di RT 02 RW 04 Kampung Sungaiberau, Kelurahan Kelumpang Jaya Kecamatan Tebing Tinggi yang diduga adalah Proyek Siluman. Foto diabadikan, Rabu (22/9/2015).

Pembangunan jalan cor beton di Kampung Sungaiberau Ilir, Kelurahan Kelumpang Jaya Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, diduga adalah “Proyek Siluman”.

Selain tidak memasang papan proyek, pembangunan jalan cor beton yang memiliki lebar kurang lebih 2 meter ini, tidak diketahui oleh Lurah setempat selaku penguasa wilayah, sebab diakuinya tidak pernah ada laporan yang masuk adanya pengerjaan proyek di wilayah kelurahannya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan jika proyek siluman itu bersumber dari APBD Empat Lawang, dan dikerjakan oleh adik ipar oknum anggota DPRD Empat Lawang yang saat ini masih aktif.

Pantauan wartawan di lapangan, Rabu (22/9/2015) sekitar jam 9.00 WIB, proyek yang tidak diketahui asal dinasnya ini, tidak terlihat adanya aktifitas pengerjaan lanjutan, sementara sebagian jalan sudah dikerjakan lebih dari 50 meter. Menurut warga sekitar, jika para pekerja saat ini sedang dipindahkan ke lokasi proyek sejenis di lain titik, sementara yang belum diselesaikan ini akan diteruskan jika titik pengerjaan lain sudah selesai dan ada lebih material.

“Oh, jalan ini para pekerjanya saat ini dipindahkan ke tempat lain, informasinya jalan ini memang sebatas ini saja. Mengenai ada yang belum itu, nanti akan dibawakan material oleh pekerjanya jika ada material lebih dari sana,” ungkap Yanto, salahseorang warga setempat.

Dikatakannya jika masyarakat di sini tidak mengetahui siapa yang mengerjakan jalan ini, namun berdasarkan informasi dari para tukang, jika jalan ini pemborongnya adalah adik ipar dari salahseorang oknum anggota DPRD Empat Lawang. “Katanya sih, jalan ini adik ipar anggota DPRD Empat Lawang pemborongnya, untuk jelasnya saya tidak tau persis,” terangnya.

Sementara, Rian salahseorang warga lainnya mengaku bingung siapa pemborong pekerjaan jalan cor beton yang diketahui berada di wilayah RT 02 RW 04 Kelurahan Kelumpang Jaya tersebut.

Dikatakannya jika dia bersama warga lainnya cukup bingung sebab setahu warga, yang diusulkan pembangunan jalan bukan di titik yang saat ini sedang dibangun, namun di lokasi yang lain. Sebab secara kasat mata saja, skala prioritas pembangunan jalan itu menurut penilainnya masih ada tempat yang lebih penting dibangun ketimbang titik jalan yang saat ini dikerjakan.

“Penting sih penting, bukannya tidak senang dengan adanya pembangunan jalan, namun alangkah patutnya jika titik jalan dipilih berdasarkan penilaian skala prioritasnya,” jelas Rian.

Disampaikannya, selain tidak sesuai dengan skala prioritas, jalan tersebut diduga tidak sesuai Speck, sebab dari yang sudah dikerjakan itu jelas jika jalan itu hanya tebal di pinggirnya saja, sementara material adukan semen sangat tipis di bagian tengah jalan. “Pengamatan saya, jalan itu tebal dibagian pinggir, kalau tengahnya tipis, lihat saja yang baru dipasang batu, di tengah jalan sengaja tidak diratakan tanahnya sehingga terlihat seperti bukit. Saya yakin jika jalan ini nantinya tidak akan bertahan lama,” katanya.

Sementara itu Lurah Kelumpang Jaya, Khairil Anuar ketika dijumpai mengaku kesal dengan pihak pemborong. Betapa tidak, dari titik nol hingga saat ini (kemarin,Red), pihak rekanan (pemborong) pekerjaan proyek jalan cor beton di wilayah yang dipimpinnya itu, tidak pernah melapor ke pihaknya.

Khairil mengaku baru tahu setelah ada informasi dari warganya jika ada pengerjaan jalan tersebut. Tentu saja hal ini membuat dirinya merasa tidak dihargai oleh pihak rekanan. “Mereka tidak pernah melapor, bahkan saat titik nol saja pihak kontraktor tidak pernah melibatkan kami selaku pemerintah kelurahan, jika nanti mereka bermasalah saya tidak akan tanggung jawab, bahkan saya akan menolak menandatangani berita acara jika proyek tersebut usai,” ancamnya.

Diakuinya saat setelah mendapatkan informasi dari warga adanya pengerjaan jalan tersebut, pihaknya langsung mengecek ke lokasi. “Saya lihat tidak ada papan proyek, ketika saya tanya mereka juga berbelit-belit menjawab dengan berbagai alasan, jelas ini terlihat tidak ada transparansi pembangun jalan ini. Ya inilah namanya proyek siluman,” tukasnya. (HS-10/021)

____________________

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s