Oknum Guru Berikan Sanksi Aneh Pada Siswa

Tebing Tinggi, Empat Lawang

ilustrasi pr

Ilustrasi (Net)

Karena tidak mengerjakan PR sekolah, siswa di SMPN 05 Lamparbaru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, disuruh oknum guru berinisia EP membeli senter yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran sekolah. Hal ini tidak hanya terjadi sekali ini saja, melainkan setiap kali jika ada siswa tidak mengerjakan PR selalu saja oknum guru yang dimaksud meminta dibelikan senter yang tidak diketahui diperuntukan apa.

Selain minta dibelikan senter, oknum guru tersebut juga mewajibkan siswa yang mengikuti mata pelajarannya, membeli hasil fotocopy materi pelajaran yang diajarkannya. Tentu saja hal ini sangat memberatkan para siswa sekolah yang diketahui banyak yang menggunakan kedaraan umum untuk menuju dan pulang sekolah.

Selain ada oknum guru yang meminta hal yang aneh-aneh, pihak sekolah juga diduga melakukan pungli berbalut Infaq pada setiap hari Jum’at. Padahal kegunaan infaq itu sendiri tidak jelas peruntukanya. Sebab saat ada musibah yang menimpa salahseorang siswa di sekolah tersebut, tetap saja dilakukan sumbangan sukarela yang diminta pada siswa.

“Kalau dihitung saat ini siswanya lebih dari 700 orang, per siswa membayar infaq itu Rp1000 per orangnya, berarti ada dana Rp700.000 setiap minggunya, nah ini peruntukannya tidak jelas, jika untuk membantu siswa yang terkena musibah mengapa selalu saja ada sumbangan sukarela per siswa saat ada musibah yang menimpa siswa yang bersekolah di sini,” ungkap salahseorang Wali siswa yang meminta namanya tidak disebutkan, kepada Harian Silampari baru-baru ini.

Dikatakannya, hal ini mengundang pertanyaan dirinya sebagai wali siswa, sebab dengan jumlah siswa yang lebih dari 700 orang, tentu saja dana BOS lebih dari cukup untuk menjalankan segala jenis kegiatan sekolah. “Seharusnya sekolah itu harus bebas dari segala macam pungutan apapun bentuknya, bukankah ini sudah ada aturannya,” sesaslnya.

Sementara, Kepala SMPN 05 Lamparbaru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, A Isnawi melalui Waka Kesiswaan, Yengki Yunarda didampingi Waka Kurikulum, Feri saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Senin (21/9/2015) membantah jika pihak sekolah telah melakukan praktek pungli. Namun demikian pihaknya mengakui jika ada pungutan infaq yang dilakukan setiap hari Jum’at. Pihaknya membantah jika pemberian infaq ini dilakukan dengan paksaan, apalagi sampai menyuruh sisiwa pulang.

“Kami tidak pernah melalukan praktek pungli, mengenai infaq setiap jum’at itu adalah pemberian sukarela para siswa dan peruntukannya untuk jaga-jaga jika ada siswa yang mengalami musibah, uang hasil infaq inilah yang kita serahkan sebagai bantuan pihak sekolah ke siswa yang terkena musibah,” jelas Yengki.

Mengenai adanya oknum guru yang diduga meminta hal yang diluar kepentingan mata pelajaran, pihaknya menegaskan jika hal itu tidak mungkin dilakukan yang bersangkutan. “Kalaupun ada pasti sudah heboh di sekolah ini, sebab kami pernah mendapatkan laporan jika ada siswa yang meminta uang ke orang tuanya, alasannya ada pungutan di sekolah, setelah kita cek hal ini tidak benar dan siswa yang bersangkutan juga mengakui jika hal ini hanya rekayasa sang siswa meminta uang ke orang tuanya,” ungkapnya. (HS-10)

_______________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s