Lahan Persawahan Jadi Semak Belukar

Tebing Tinggi, Empat Lawang

Tebing Tinggi-20150920-02654

Kondisi persawahan di areal Desa Lamparbaru Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang yang kini sudah ditumbuhi semak belukar. Foto diabadikan, Minggu (20/9/2015).

Patahnya saluran primer irigasi Sungai Seguring di Desa Lamparbaru Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang pada bulan maret 2015 lalu, yang hingga sekarang ini belum juga diperbaiki, ratusan hektar persawahan di tiga desa yakni desa Rantautenang, desa Lamparbaru dan desa Kemangmanis terbengkalai.

Pantauan Harian Silampari, Minggu (20/9/2015) kondisi ratusan hektar sawah di wilayah tiga desa di Kecamatan Tebing Tinggi tersebut, kondisinya sudah ditumbuhi semak belukar. Meski pernah disarankan oleh Pemkab Empat Lawang melalui Dinas Pertanian, Perternakan dan Perikanan (DP3) Empat Lawang, agar para petani mengganti tanaman padi menjadi tanaman Palawija, namun hal itu tidak dapat dilakukan para petani, mengingat saat ini adalah musim kemarau dan keterbatasan modal.

Salahseorang petani di Desa Lamparbaru Tebing Tinggi, Taufik (37) mengungkapkan jika saat ini para petani yang biasa mengelola persawahan di lokasi tersebut, kini tidak lagi memiliki pekerjaan, oleh sebab itu dia berharap agar instansi terkait segera memperbaiki irigasi yang patah mengingat ribuan kepala keluarga (KK) di tiga desa tidak lagi dapat memanfaatkan areal persawahan yang kini sudah menjadi lahan kering.

“Saat ini kita hanya berharap irigasi yang patah segera diperbaiki oleh pemerintah, sebab semenjak irigasi itu patah otomatis kami tidak dapat mengelolah sawah, apa lagi saat ini musim panas,” ungkap Taufik.

Sementara Zili (45) petani di desa yang sama mengeluhkan lambannya pemerintah mengatasi permasalahan irigasi yang patah, padahal lebih dari sebagian warga di Desa Lamparbaru bergantung dengan persawahan tersebut.

Saat ini dia dan warga pemilik sawah lainnya banyak alih profesi, ada yang berkebun, jadi tukang ojek dan lainnya sembari mengunggu irigasi sawah mengalir kembali.

“Untuk ditanami palawija juga banyak kendalanya, yang utama adalah air. Sebab tanaman palawija juga perlu penyiraman. Sedangkan saat ini musim kemarau dan irigasi tidak ada air sedikit pun,” katanya.

Sementara, PJ Kades Lamparbaru, Umar Hasan ketika dikonfirmasi via seluler menjelaskan jika saat ini pihak menyarankan kepada para petani agar memanfaatkan lahan tersebut dengan pertanian lahan kering. Namun demikian pihaknya mengaku tidak dapat berbuat banyak karena memang saat ini sedang musim kemarau.

“Kami persilahkan para petani memanfaatkan lahan tersebut dengan tanaman yang biasa di lahan kering seperti Palawija, karena memang kondisinya sedang musim kemarau, kita tidak dapat berbuat banyak,” imbuhnya.

Dikatakannya, perbaikan irigasi sungai seguring dipastikan akan diperbaiki pada anggaran 2016. Hal ini diketahuinya ketika pihaknya sudah menghubungi instansi terkait. “Itu sudah dipastikan untuk irigasinya diperbaiki pada anggaran 2016 mendatang, kita sudah konfirmasikan pada pihak PUCK,” katanya. (HS-10)

________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s