Aset Peninggalan Lahat Terbengkalai

Saling, Empat Lawang

IMG-20150919-02067

Kondisi Rumah Bersalin di Desa Tanjungning Simpang, Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang. Foto diabadikan Sabtu (19/9/3015).

Kondisi bangunan rumah bersalin di Desa Tanjungning Simpang, Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, terbengkalai dan tak terurus. Kondisi bangunan yang diketahui adalah aset peninggalan Kabupaten Lahat yang ada di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati itu, kini semakin memprihatinkan.

Pantauan Harian Silampari, Sabtu (19/9/2015) kondisi rumah bersalin peninggalan pemerintah kabupaten (Pemkab) Lahat itu, selain tinggal menunggu waktu ambruk, disisi kiri kanan rumah bersalin ditumbuhi semak belukar yang kian meninggi dan dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat di sekitar.

Menurut masyarakat sekitar, setidaknya sudah ada dua aset daerah di lokasi yang berjarak tidak terlampau berjauhan di desa Tanjungning Simpang dan Tanjungning Lama, kecamatan Saling. Kedua aset tersebut semuanya merupakan bangunan tempat pelayanan kesehatan masyarakat.

“Selain rumah bersalin ini, ada juga Pustu didesa Tanjungning Lama yang kondisinya hampir sama mengalami rusak berat dan memerlukan perhatian instansi terkait,” ungkap Yadi salahseorang warga sekitar.

Sementara salahseorang tokoh masyarakat Desa Tanjungning Lama Kecamatan Saling, Muhar Sosiba, menyampaikan jika bangunan rumah bersalin di Desa Tanjungning Simpang dibangun sekitar awal tahun 2000an. Saat itu wilayah Kabupaten Empat Lawang masih tergabung dalam wilayah Kabupaten Lahat.

Dikatakannya, jika sebelumnya rumah bersalin itu sempat difungsikan sebagaimana mestinya, namun setelah beberapa tahun kemudian bangunan tersebut semakin tak terurus, hingga kondisi terakhirnya seperti saat ini.

“Bangunan itu, rumah bersalin sudah lama terbengkalai, dulu bangunan itu sempat berfungsi. Saat Pemkab Empat Lawang memilih mendirikan Poslindes baru, dibanding memperbaiki rumah bersalin yang lokasinya tidak berjauhan itu,” ungkapnya.

Diceritakanya, kondisi rusak berat tersebut sudah lama terjadi, namun untuk persisnya kapan, dia mengaku tidak begitu mengetahui apakah masih dijaman pemerintahan Kabupaten Lahat atau setelah Kabupaten Empat Lawang berdidi. Saat ini diakuinya jika warga desa setempat khususnya ibu-ibu melahirkan jika tidak ke dukun beranak, biasanya memilih ke Puskesmas atau langsung ke RSUD Tebing Tinggi. Sementara Polindes didesa tersebut tidak ada petugasnya.

“Kalau Polindes yang baru itu tidak ada petugasnya, paling kalau ada yang mau melahirkan, mereka lebih memilih ke Puskesmas atau ke RSUD Tebing Tinggi, bahkan masih banyak juga yang memanfaatkan jasa dukun beranak,” jelanya. (HS-10)

__________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s