Loket Pelayanan Pembayaran Tagihan Listrik Dikeluhkan

Tebing Tinggi, Empat Lawang

Tebing Tinggi-20150918-02639

Pelanggan listrik terlihat menunggu loket tempat pembayaran tagihan listrik, Jum’at (18/9/2015).

Tidak cuma listrik sering kali byar pet yang menjadi keluhan pelanggan PLN, kali ini pelayanan loket pembayaran perusahaan listrik milik negara tersebut dikeluhkan beberapa orang pelanggan. Beberapa orang diantaranya memutuskan melakukan pembayaran di Kantor Pos Tebing Tinggi, dikarenakan loket pembayaran di kantor PT PLN S2JB Cabang Lahat Rayon Tebing Tingi tidak juga melayani pembayaran dikarenakan tidak adanya petugas meski waktu sudah menunjukan Jam 14.15 WIB.

Pantauan Harian Silampari di loket pembayaran rekening listrik yang berada di Kantor PT PLN S2JB Cabang Lahat Rayon Tebing Tinggi yang berada persis di simpang empat Sekip Kelurahan Kupang Kecamatan Tebing Tinggi, Jum’at siang (18/9/2015) sekitara jam 14.00 WIB. Beberapa orang pelanggan listrik yang hendak melunasi pembayaran langganan listrik mengaku kesal. Pasalnya, meski sudah menunggu 1/2 jam hingga 1 jam lebih, loket tempat pembayaran rekening listrik tersebut tidak juga melayani pembayaran, padahal beberapa diantara pelanggan tersebut mengaku cukup jauh dari tempat tinggalnya.

Seperti yang dikatakan Rohima (45) salahseorang pelanggan PLN yang mengaku bertempat tinggal di Desa Remantai Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang, dia mengaku sudah lebih satu jam menunggu petugas pelayanan pembayaran listrik di Kantor PT PLN S2JB Cabang Lahat Rayon Tebing Tinggi segera memproses pembayaran rekining listriknya. Meski sudah lama menunggu, petugas yang dimaksud belum juga membuka pelayanan.

“Saya sudah menunggu lebih dari sejam, namun orang yang biasa melayani pembayaran listrik belum juga nampak batang hidungnya, kalau memang tidak bisa melayani harusnya jangan dibuka, atau pasang tulisan yang menyatakan sedang tutup atau tidak dapat melayani pembayaran listrik,” ungkap Rohima kesal.

Dikatakannya, dia terpaksa menunggu karena hari jum’at ini adalah hari terakhir kerja pada minggu ini, sementara jika dia membayar pada hari Senin (21/9) sudah dipastikan pembayaran listrik dikenakan denda keterlambatan. Sementara jika besok (hari ini, Red) hingga Minggu (20/9) sudah dipastikan libur kerja. “Besok mereka libur, sementara lusa itu hari minggu, kalau hari senin sudah dikenakan denda keterlambatan,” jelasnya.

Sementara itu Nurdin Pelanggan PLN warga Tebing Tingg mengaku langsung pergi ke Kantor Pos Tebing Tinggi untuk membayar tagihan listrik. Dia mengku sempat juga menunggu loket di Kantor PLN simpang empat Sekip selama 1/2 jam setelah itu memutuskan membayar ke Kantor Pos.

“Mereka memang lelet (lambat, Red) melayani, ini seringkali terjadi, makanya begitu saya tunggu petugasnya tidak terlihat, saya langsung pergi ke Kantor Pos, syukurnya antrean di Kantor Pos tidak begitu banyak jadi lebih cepat,” katanya seraya berucap jika masih menunggu di Kantor PLN dipastikan bulan segera pulang.

Kepala Kantor PLN S2JB Cabang Lahat Rayon Tebing Tinggi, Wisnu Adrian melalui suvervisor administrasi Habibi, saat dikonfirmasi menerangkan tutupnya loket pembayaran listrik yang kebetulan berada diarea perkantoran PLN tersebut bukan wewenang pihaknya karena loket tersebut milik koperasi atau pihak ketiga.
“Ooh, kalau loket itu bukan wewenang kita, itu pihak ketiga dalam hal ini koperasi, kalaupun loket tutup, pelanggan bisa membayar melalui PT Pos atau agen-agen lainya seperti Indomaret, maupun pegadaiaan,” ungkapnya.(HS-10)

________________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s