Protes Banyak Tumpukan Sampah Mulai Membusuk

Tebing Tinggi, Empat Lawang

sampah

Tampak sampah terlihat banyak mengapung di aliran sungai musi hilir proyek Jembatan Puloemass

Lagi-lagi protes warga terhadap adanya pembangunan jembatan penghubung menuju Pulo Emass di Kecamatan Tebing Tinggi. Bukan karena adanya bangunan tersebut, namun warga protes karena pihak pelaksana terlalu lama menutup aliran sungai musi di bagian hulu bangunan jembatan, sehingga warga yang berada di pinggiran sungai bagian hilirnya terkena imbasnya. Selain sumur warga yang sudah hampir satu bulan mengering, debit air yang nyaris tidak mengalir mengakibatkan tumpukan sampah cukup banyak di bagian hilir jembatan.

Warga pun mulai terserang berbagai penyakit, khususnya anak-anak yang terkena sakit muntaber, mencret dan lainnya. Diduga, sungai musi yang kotor menjadi salah satu penyebab utama, penyebaran berbagai jenis penyakit.

“Anak saya sakit dan divonis dokter karena lingkungan yang kurang bersih. Diduga, salah satu penyebnya karena banyak sampah di pinggiran sungai yang tidak mengalir,” ungkap Lenggang Alam, salahseorang warga pasar Ilir, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (3/9/2015).

Dikatakannya, tumpukan sampah yang sudah membusuk, juga menimbulkan aroma yang tidak sedap. Warga di sekitar lokasi pun tidak bisa berbuat banyak, karena aliran yang disediakan oleh pelaksana pembangunan jembatan tidak sesuai dengan harapan. “Debit air sudah sangat kecil karena musim kemarau, ditambah adanya bendungan karena pembangunan jembatan. Pihak rekanan pun seolah mengabaikannya, karena hanya menyediakan aliran air sekitar Satu meter,” imbuhnya seraya berharap, agar janji pihak rekanan untuk melakukan sistem buka tutup aliran sungai musi ditepati.

Sementara itu, Lurah Pasar Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang, Gatot menegaskan, segera menegur pihak rekanan yang saat ini masih bekerja, agar membuka bendungan sungai musi sehingga sungai musi di bagian hilir jembatan kembali bersih. “Laporan warga memang belum ada, namun secepatnya akan kami tegur, agar pihak rekanan lebih memperhatikan kesehatan warga,” tegas Gatot. (HS-10)

_____________________

Sumber : Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s