Aktivitas Galian C Ilegal, Resahkan Warga

Tebing Tinggi-20150511-00206

Alat berat jenis Ekskavator sedang melakukan pengerukan material galian C di kawasan hilir Pulo Emass wilayah perbatasan Kelurahan Kelumpangjaya dengan Kelurahan Tanjungmakmur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. Foto diabadikan Senin (11/5).

Tebing Tinggi, Empat Lawang

Warga Kelurahan Kelumpangjaya Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang mempertanyakan kegiatan penambangan galian Golongan C (Kuari) yang berada di Sungai Musi  wilayah perbatasan antara Kelurahan Tanjungmakmur dengan Kelurahan Kelumpangjaya yang diduga ilegal. Mereka yang rata-rata memiliki areal perkebunan di sepanjang daerah aliran sugai (DAS) sekitar penambangan tersebut khawatir dengan kegiatan penambangan tersebut dapat membuat abrasi areal perkebunan bahkan dapat mengancam keberadaan Pulo Emass yang akan segera dibuat sentra perekonomian dan budaya oleh Pemkab Empat Lawang, karena lokasi penambangan yang persis berada di hilir Pulo Emass.

A Gani (52) salahseorang warga Kelurahan Kelumpangjaya kepada Harian Silampari, Senin (11/5) mengatakan jika warga yang memiliki perkebunan di areal kegiatan penambangan itu belakangan sangat resah dengan kegiatan penambang tersebut karena sudah mulai menggunakan alat berat jenis Becko. Mereka mengancam akan mendemo Pemkab Empat Lawang dan pihak perusahaan galian c tersebut jika eksplorasi tidak segera dihentikan.

“Kami yang memiliki areal perkebunan di sekitar sini sangat resah dengan kegiatan Kuari di kawasan ini, apalagi mereka sudah menggunakan alat berat, hal ini dapat membuat abrasi tanah di pinggir aliran sungai, termasuk Pulo Emass itu juga terancam abrasi. Jika kegiatan penambangan itu terus dilanjutkan kami akan demo Pemkab dan Perusahaan itu,” tegas Gani.

Sementara itu, Lurah Kelumpangjaya, Khairil Anuar ketika dikonfirmasi melalui seluler mengaku belum tahu tentang adanya kegiatan penambangan galian c yang berada di hilir Pulo Emass tersebut. Jika benar itu di wilayah Kelurahan Kelumpangjaya, pihaknya memintah pemilik Kuari segera menghentikan kegiatan penambangan sampai ada izin dari pihak yang berwenang.

“Saya tidak tahu jika ada kegiatan penambangan galian c di lokasi yang dimaksud. Yang saya tahu yang ada itu cuma di dusun Gaung dan stones croser Talang 12, jika itu benar adanya kegiatan penambangan lainnya bearti ilegal,” tegasnya.

Senada dengan itu, Lurah Tanjungmakmur, Eman Sulaiman mengaku belum menerima laporan kegiatan penambangan di kawasan hilir Pulo Emass. Karena banyak warganya yang juga memiliki perkebunan di kawasan tersebut karena itu pihaknya memintah pemilik Kuari segera melaporkan kegiatan penambangan tersebut.

“Ada yang bilang itu wilayah Tanjungmakmur, ada juga yang bilang itu wilayah Kelurahan Kelumpangjaya. Yang jelasnya itu di wilayah perbatasan antara Kelumpangjaya dengan Tanjungmakmur, seharusnya mereka izin dulu sebelum melakukan kegiatan penambangan, karena kegiatan penambangan pasti berdampak pada lingkungan,” sesalnya.

Terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Empat Lawang, Darno Bakar melalui Kabid Amdal dan Tata Lingkungan, Iskandar M menegaskan jika kegiatan penambangan galian c di hilir Pulo Emass hingga saat ini dipastikannya dokumen pengurusan izin upaya pengelolaan lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL) nya belum masuk ke BLHD Empat Lawang bahkan pihaknya berencana dalam waktu dekat akan segera meninjau Kuari tersebut jika benar sudah melakukan kegiatan penambangan.

“Saya pastikan belum ada berkas pengurusan UKL dan UPL masuk ke kami terkait kegiatan penambangan di wilayah yang dimaksud. Jika benar mereka sudah melakukan kegiatan penambangan dalam waktu dekat Kami akan tinjau ke lokasi, apabila ada pelanggaran kami tidak segan-segan merekomendasikan kepada pihak terkait untuk menutup kegiatan Kuari tersebut,” tegas Iskandar M. (HS-10)

__________

Sumber  :  Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s