Banyak Perusahaan Abaikan Keselamatan Pekerjanya

ilustrasi-safety-firstTebing Tinggi, Empat Lawang

Keselamatan kerja pekerja masih dianggap sepeleh oleh sejumlah perusahaan, terutama yang bekerja di bawah resiko tinggi, seperti pekerja bangunan dan sebagainnya.
Hal itu menjadi sorotan sebagian kalangan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang. Mereka menilai sejumlah perusahaan masih saja mengangkangi aturan dan mengabaikan keselamatan kerja pekerja ini, apalagi, sudah ada beberapa pekerja yang menjadi korban saat mengerjakan bangunan di kabupaten yang memiliki slogan Saling Keruani Sangi Kerawati ini.

“Sesuai dengan Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, seharusnya pihak perusahaan memperhatikan keselamatan pekerjanya, seperti menggunakan safety saat bekerja. Namun, kenyataannya di lapangan, masih banyak pekerja yang tidak menggunakan safety, seperti helm atau peralatan keamanan lainnya,” ungkap Marzuki, salah seorang warga  kepada Wartawan, Rabu (29/4/2015).

Dikatakannya, sudah sewajarnya berbagai pihak menyoroti hal tersebut, karena itu menyangkut hak orang pekerja, apalagi jika pekerja yang memiliki resiko tinggi, bahkan bisa menyebabkan seseoran kehilangan nyawa.

Tidak bisa dipungkiri, kenyataannya di lapangan masih banyak perusahaan yang tak mengindahkan aturan tersebut, dengan mengabaikan keselamatan kerja pegawai.

“Masih banyak kita jumpai, perusahaan besar sekalipun masih kurang memperhatikan keselamatan pekerjanya, permasalahan ini mestinya diperhatikan instansi terkait untuk menekan kepada perusahaan tersebut. Apalagi, bagi para pekerja bangunan yang beresiko tinggi dan sudah banyak terjadi kecelakaan kerja, seperti terjatuh dari bangunan dan sebagainya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinsosnakertrans Empat Lawang, Hasbullah melalui Kabid Ketenagakerjaan, Sofyan Haris ketika dikonfirmasi menjelaskan, sesuai dengan peraturan, pemerintah menekankan agar pihak perusahaan, khusunya yang bekerja di wilayah Kabupaten Empa Lawang untuk memperhatikan keselamatan kerja, serta mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, kalaupun terjadi kecelakaan kerja, pekerja bisa menggunakan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan itu.

“Kita meminta, sesuai dengan peraturan yang berlaku, agar pihak perusahaan memperhatikan keselamatan kerja pekerjanya. Pekerja mesti didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan terutama bagi perusahaan besar, sehingga ada jaminan, atau asuransi bila terjadi kecelakaan kerja,” ujarnya.

Diakuinya, pihak Dinsosnakertrans seringkali ditemui di lapangan, banyak pekerja yang tidak menggunakan safety saat bekerja. Hanya saja, pihaknya tidak bisa memberikan sanksi tegas, melainkan sifatnya hanya memberikan teguran ataupun sosialisasi.

“Kita sebatas memberikan teguran, bila ada perusahaan masih saja tidak mengindahkan aturan itu. Ya memang sih, masih banyak ditemui, pekerja yang tidak mengenakan safety,” ungkapnya. (HS-10)

______________

Sumber  :  Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s