Mau Bekerja Harus Setor Rp 1 Juta

PUNGLI-1-1Tebing Tinggi, Empat Lawang – Nasib miris dialami seorang wanita berinisial Ht, warga Lubuk Kelumpang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. Berharap ingin ingin mendapatkan pekerjaan, malah kehilangan jutaan rupiah.

Berdasarkan SMS yang beredar melalui nomor Lh (43), tetangga Ht menceritakan, jika temannya itu awalnya ingin bekerja di Dinas Pasar, Kebersihan dan Keindahan Kota (DPK3) Kabupaten Empat Lawang. Saat it Ht diduga dimintai uang Rp.1 juta oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya Pegawai DP3. Oknum tersebut menjajanjikan pekerjaan kepada Ht namun kenyataannya Ht belum juga dipekerjakan.

Menanggapi SMS yang beredar tersebut, Kepala Dinas DPK3, Lukman Pangar Besi membenarkan adanya pungli tersebut, namun, kata Lukman, yang bersangkutan sudah dimutasi ke Dinas lain. “Memang ada, yang melakukan ada 2 orang, tapi yang bersangkutan sudah tidak disini lagi, dipindahkan ke tempat lain,” katanya, saat dibincangi di ruang kerjanya, kemarin (16/2).

Kejadian ini, kata Lukman, tidak boleh terulang lagi, dan menjadi pelajaran yang sangat berharga. “Inilah yang harus dibenahi, terutama dari sistem yang harus lebih baik lagi, pungli tidak boleh terjadi lagi, karena hal itu tidak baik,” katanya

Ketika sejumlah awak media mengkonfirmasi ke pada Mi (mantan pegawai DPK3), dirinya membantah keras jika ia meminta uang Rp 1 juta dan mengiming-imingi Ht dengan pekerjaan.

“Saya tidak tahu dan tidak pernah melakukan itu, dan itu tidak benar,” tandas Mi, saat disambangi awak media di tempat tugasnya yang baru, Senin (16/12)

Malah sepengetahuan dirinya, ia pernah mengambil uang dari salah seorang dan itu pun atas instruksi atasan. “Kalau tidak salah di 2014 kemarin, Saya disuruh atasan mengambil uang Rp 600,000 kaitannya dengan hal ini, dan Saya berikan langsung ke Dia (Kadis DP3K.red), ibaratnya Saya hanya menjadi perantara,” kilahnya

Sementara, Z mantan staf DPK3 yang disangkakan pungli yang lain, mengatakan dirinya tidak pernah melakukan pungli namun pernah membantu dua warga tamatan SD yang ingin bekerja menjadi pasukan kuning dan diberi uang sebagai ucapan terima kasih.

“Dulu perda pasukan kuning belum diterapkan dan keduanya diterima bekerja. Namun sekarang perda diberlakukan dan banyak pasukan kuning dikeluarkan termasuk dua warga itu. Saat keluar itulah, mereka meminta uang yang pernah diberikan kepada saya minta dikembalikan,” katanya.

Lanjut Z, kedua warga itu sudah bekerja sekitar setengah tahun dan sempat menerima gaji. “Sekarang permasalahan ini sudah selesai,” pungkas Z.(HS-Mg09)

_____________

 

 

Sumber  :  Harian Silampari

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s