Diberhentikan, Tukang Sapu Merasa Diperlakukan Tak Adil

IMG00688-20150211-0947Tebing Tinggi, Empat Lawang – Beberapa orang tukang sapu mengaku diperlakukan tidak adil, sebab meski mengaku memenuhi persyaratan sebagai pekerja kebersihan di Dinas Pasar, Kebersihan dan Keindahan Kota (DPK3) kabupaten Empat Lawang, tetap saja diberhentikan dengan alasan tidak memenuhi persyaratan.

Sebut saja Em (bukan nama sebenarnya) Dia mengku diberhentikan dengan alasan melebihi umur dan tidak memiliki ijaza SMP sebagai persyaratan yang tertera pada Peraturan Bupati (Perbup) Empat Lawang No 650/37/DPK3/2013 tentang pemberhentian pegawai kontrak tahun 2013 dan persyaratan pengangkatan pegawai kontrak.

“Saya menduga, adanya kongkalingkong antara pihak yang menerima tukang sapu dengan pekerja yang baru masuk, padahal semua persyaratan saya sudah lengkap dan tidak ada masalah selama saya mengabdi 2 tahun belakangan ini,” Katanya.

Sementara itu, puluhan petugas kebersihan yang bertugas di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi “menyerbu” Kantor Dinas Pasar Kebersihan dan Keindahan Kota (DPK3) Empat Lawang, Rabu (11/2) pagi.

Petugas kebersihan atau yang sering disebut pasukan kuning karena seragamnya yang berwarna kuning ini memang disuruh kumpul ke Kantor DPK3 untuk di data dan menyingkronkan jumlah petugas kebersihan yang ada.

Kepala DPK3 Empat Lawang Lukman Panggar Besi mengatakan pasukan kuning tersebut memang sengaja di suruh ke kantor untuk di data. Pasalnya selama ini banyak pasukan kuning yang bekerja tidak memenuhi persyaratan. Hingga saat ini pasukan kuning sudah mencapai 221 orang termasuk sopir dan kenek mobil sampah.

Oleh sebab itu, sesuai dengan surat keputusan bupati No 650/37/DPK3/2013 tentang pemberhentian pegawai kontrak tahun 2013 dan persyaratan pengangkatan pegawai kontrak, DPK3 menjaring kembali pasukan kuning, jika tidak sesuai dengan persyaratan tidak diperbolehkan lagi bekerja alias diberhentikan.

“Persyaratan menjadi pasukan kuning sesuai SK bupati minimal tamatan SMP sederajat dan berusia maksimal 45 tahun. Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut petugas kebersihan tersebut diberhentikan. Sekarang ini masih banyak pasukan kuning yang sudah tua masih inggin bekerja, alasannya masih kuat. Tapi sesuai aturan tidak kami perbolehkan lagi,” ujar Lukman.

Dijelaskan Lukman, pasukan kuning yang dikumpulkan adalah pasukan kuning di wilayah Desa Lampar, Kecamatan Tebing Tinggi. Sedangkan yang sudah diberhentikan hingga kemarin sekitar 20 orang karena tidak memenuhi persyaratan yakni hanya tamatan SD dan usia sudah lebih dari 45 tahun. Petugas yang diberhentikan tidak diberikan pesangon apapun dan hanya diberi ucapan terima kasih.

Selain itu banyak pasukan kuning yang malas, sebab ketika DPK3 mengecek di lapangan banyak yang tidak bekerja padahal gaji mereka perbulannya Rp750 ribu. “Pasukan kuning ini ada jadwal dan wilayahnya masing-masing dan digaji sebesar Rp750 ribu sedangkan untuk pengakut sampah Rp850 ribu berbulan. Oleh sebab itu pasukan kuning ini di saring kembali sehingga gaji yang diberikan sesuai dengan kinerja mereka,” pungkasnya.(HS-Mg09)

___________________

 

Sumber  :  Harian Silampari

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s