Rakor Tim Upsus Digelar

IMG00637-20150204-1004

Bupati Empat Lawang Tandatangani Nota Kesepahaman bersama pada Rakor Tim Upsus lintas Sektoral peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Kabupaten Empat Lawang, Kemarin (Rabu, 4/2/2015).

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Pertanian, Perternakan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Empat Lawang menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Tim Upsus lintas Sektoral peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Kabupaten Empat Lawang, Kemarin (Rabu, 4/2/2015).

Acara yang digelar Hotel Kito Tebing Tinggi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri dan dihadir oleh unsur Muspida Empat Lawang dan Jajaran dari TNI.

Dalam laporannya, Kepala Dinas (Kadis) DP3 Empat Lawang, Rudianto menyampaikankan jika Rakor ini dilaksanakan selama satu hari penuh dengan peserta sebanyak 100 orang yang berasal dari perwakilan SKPD di Empat Lawang dan perwakilan dari pihak TNI.

“Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi peningkatan swasembada pangan, kegiatan ini juga didukung oleh Kementerian Pertanian,” Kata Rudianto.

Dalam arahannya, Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri sangat mendukung adanya Rakor ini. Sebagaiman pesan Presiden RI, Ir H Jokowidodo yang dicari bagaimana cara pengaplikasikan program yang ada dengan menyamakan persepsi terlebih dahulu.

“Paparan beliau (Presiden-red) pendek dan tidak banyak teori, utamanya bagaimana cara mengaplikasikannya itu yang terpenting. Konsepnya sudah sama, tinggal yang perlu dibahas bagaimana mengaplikasikan semua program yang ada,” Kata HBA.

Selain itu, HBA juga berpesan jika permasalahan yang utama bukanlah peningkatan, namun perbaikan sistim yang ada sekarang sebab bukanya tidak lucu negara yang sebenarnya sudah surplus pangan justru masih mengimpor pangan. Sebagai perbandingan Kabupaten OKU yang sebenarnya sudah mengalami surplus beras namun akibat tidak terserapnya oleh Bulog justru belum dikatan surplus pangan.

“Padahal indikatornya penyerapan beras petani oleh Bulog, namun yang terjadi penyerapanya cuma beberapa persen saja, sehingga indikator sebagai daerah surplus beras justru tidak dapat diketahui,” imbuh HBA.

Sebagai pemerintah kabupaten sambungnya, Ia berharap dalam Rakor ini nantinya akan muncul ide atau gagasan yang brilian, sebab program tersebut sangatlah luar biasa hebatnya.

“Pemda siap mendukung upaya semacam ini, sebab ini adalah program yang luar biasa. Mudah-mudahan jadi embrio atau awal pembangunan ketahanan pangan Nasiol,” Tutup HBA. (HS-Mg09)

 

 

_______________

 

 

 

Sumber  :  Harian Silampari

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s