Keduabelah Pihak Saling Lapor

duel

Gambar Ilustrasi

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Kepolisian Rasort (Polres) Empat Lawang memastikan jika keduabela pihak yang terlibat percekcokan yang berakhir perkelahian antara Pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD, Darlin Dungtjik dan Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Empat Lawang, Persi keduanya sama-sama melaporkan sebagai korban. Dari kedua laporan tersebut hingga kini pihak Polres Empat masih mendalami ke dua laporan tersebut. Hal ini dikatakan Kapolres Empat Lawang, AKBP M Ridwan SiK melalui Kasat Reskrim, Nanang Supriatna kemarin (Selasa, 3/2/2015).

“Dua-duanya sudah diperiksa sebagai pelapor sekaligus terlapor, namun nanti kita akan cek TKP, sekarang ini masih dalam peroses pemanggilan saksi,” ujar Nanang.

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari Darlin Dungtjik, Dia menerangkan didatangi Persi dan menanyakan mengenai kelulusan penerimaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dilingkungan Setwan, terjadilah cek cok mulut antar keduanya dan dua-daunya melakukan kekerasan. Sementara keterangan dari Persi mengatakan Darlin yang mendahului.

“Sekarang kita akan dalami dulu dan akan melakukan pemeriksaan saksi yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Karena ketika kejadian itu ada tiga tamu di dalam dan mereka lah yang memisahkan perkelahian itu, nanti akan kita periksa saksi-saksi setelah itu baru melakukan olah TKP,” terangnya.

Meski laporan keduanya sedang dalam proses Kepolisian, Nanang berharap keduabela pihak agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan, sebab permasalahan tersebut hanya dilatari kesalahpahan saja.

“Kami dari penyidik berharap ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Sementara Bupati Empat Lawang H. Budi Antoni Aljufri (HBA) sangat menyangkan telah terjadinya cek cok mulut yang berujung perkelahian antara Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang dengan bagian umum Setwan Empat Lawang. Karena menurut HBA hal itu tidak mesti dilakukan, sebab itu hanya mis komunikasi antar keduanya.

“Ya sangat disayangkan itu terjadi, karena kejadian itu sangat memalukan,” Katanya saat diminta tanggapannya kemarin.

Dikatakan HBA semestinya harus kembali ke tupoksi masing-masing dan harus bekerjasama antara dewa dan Setwan dalam melayani masyarakat.

“Saya belum tahu siapa yang salah dan benar, yang jelas keduanya harus intropeksi diri masing-masing dan harus merenungi apa yang sudah terjadi,” katanya.

Otomatis sekarang, lanjutnya nama DPRD Empat Lawang sudah tercemari gara-gara persoalan yang sepeleh.

“Ya semestinya harus diselesaikan dengan kepala dingin dan jangan sampai dengan kekerasan semacam itu,” ucap HBA.

Hingga saat Ia belum bisa berkomentar banyak mengenai hal itu, karena masih mendalami terlebih dahulu persoalan tersebut.

“Saya belum bisa untuk memberikan keterangan lebih banyak, sebab itu belum tahu siapa yang salah dan benar, “jelasnya.

Sebelumnya, keributan hingga perkelahian terjadi di kantor DPRD Empat Lawang, Senin (2/1/2015) sekitar pukul 13.00 WIB. Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang, Persi dengan Kabag Umum Setwan Empat Lawang, Darlin Dungtjik. Akibat kejadian tersebut Rapat Paripurna yang mengagendakan mendengarkan pandangan Fraksi ditunda dan baru dilaksanakan pada Selasa sore (3/2) kemarin.

Tak hanya itu, pasca kejadian itu suasana cukup mencekam, ketika adanya rencana pengerahan massa yang tidak diketahui asalnya meski hal tersebut tidak terbukti.

Wakil Ketua 2, A Rifai tak menampik adanya keributan tersebut. Menurutnya kejadian tersebut karena ada kesalahpahaman saja yang tidak perlu dibesar-besarkan.

“Memang masalahnya sepeleh, namun mungkin saat ini kedua belah pihak masih sama-sama emosi, sehingga belum bisa diredah. Nanti, kalau sudah dingin bisa dicarikan jalan keluarnya ataupun bisa didamaikan,” katanya. (HS-Mg09)

 

 

____________________

 

 

Sumber  :  Harian Silampari

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s