Pantau Terus Proses Penyidikan Dugaan Pemalsuan Data Honorer K2

33kategori 2Tebing Tinggi, Empat Lawang – Menindaklanjuti pemberitaan di beberapa media masa baik cetak maupun elektronik mengenai Polres Empat Lawang yang akan menyelidiki kasus dugaan manipulasi data honorer Kategori 2 (K2), berbagai pihak meminta jalannya proses terkait dugaan pemalsuan data tersebut terus dipantau.

Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (12/1/2015) terkait dugaan pemalsuaan data puluhan honorer K2 yang melibatkan pejabat di Pemkab Empat Lawang itu, pihak penyidik Polres Empat Lawang telah memanggil sejumlah pejabat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang untuk mengklarifikasi dugaan tersebut.

Isu yang beredar, selain adanya keterlibatan pejabat ada sejumlah oknum yang mengatasnamakan salah satu instansi terkait mengambil kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi dengan memintai sejumlah uang hingga puluhan juta dengan dalih bisa memuluskan jalan verifikasi data, bahkan sampai menjanjikan kelulusannya.

“Memang benar adanya dugaan manipulasi honorer K2 yang banyak memalsukan data. Tidak menutup kemungkinan juga adanya dugaan permainan oknum-oknum BKD atau instansi terkait,” ujar Koordinator ICW4L, Adiyasco Herwindo, Senin (12/1/2015).

“Berdasarkan data yang kita dapat ada sekitar 70-an honorer diduga melakukan manipulasi data. Kalaupun mereka tetap dilantik menjadi CPNS dan menerima gaji, maka mereka akan dikenakan tindak pidana umum dengan pengenaan beberapa pasal, yakni penipuan, pemalsuan data dan tindak pidana korupsi. Kami akan terus memantau dan mengawal, bilamana ini semua dilantik, kami akan melaporkan ini ke pihak berwenang/berwajib. Mereka yang terlibat harus ditindak secara adil dan tegas serta tidak tebang pilih,” ujarnya.

Sebelumnya, menanggapi polemik hasil kelulusan verifikasi honorer K2 karena adanya dugaan pemalsuan data,
Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang Burhansyah menyatakan, serahkan sepenuhnya permasalahan itu ke pihak penyelidik kepolisian.

“Kita tunggu saja hasil penyelidikannya, kita serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Kalaupun memang terbukti, bisa saja yang bersangkutan akan gagal menjadi PNS, karena tersandung hukum lantaran memalsukan data,” ungkapnya kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2015).

Dikatakannya, sejauh ini memang kasus dugaan pemalsuan data itu masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dirinya tidak yakin adanya keterlibatan pejabat, melainkan adanya permainan sejumlah oknum yang mengatasnamakan instansi terkait.

“Kalau di BKD itu pun kalau ada, mungkin adanya kesalahan entri data, dalam artian bukan karena kesengajaan. Jadi, yang memintai sejumlah uang itu hanya oknum yang mencari kesempatan dengan mengatasnamakan pejabat,” ujarnya.

Disinggung mengenai beredarnya isu bahwa dirinya ikut membackup kelulusan honorer ini, pembina PNS ini dengan tegas membantah keterlibatannya. Dirinya sama sekali tidak pernah menghubungi pihak terkait untuk meluluskan keluarganya, apalagi membackup yang lainnya.

“Itulah tadi, ada oknum yang mengatasnamakan dari salah satu pihak untuk kepentingan pribadi. Mereka menjadi calo yang meyakinkan honorer untuk mengurus di BKD, padahal tidak ada,” ujarnya. (wwk)

_______________________________

Sumber  :  Sriwijaya Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas, Isu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s