Lempok Pak Hasan Sudah Terkenal Sejak Puluhan Tahun Lalu

IMG00471-20150110-1416 Tebing Tinggi, Empat Lawang – Usaha pembuatan lempok durian Pak Hasan yang kini terus berkembang sudah terkenal puluhan tahun. Wajar jika salah satu usaha perintis di Desa Batupanceh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan sudah dikenal kalangan masyarakat baik dari dalam daerah atupun di luar kota.

Usaha yang dikelola mulai dari orangtuanya ini mulai ditekuni sejak tahun 1990-an. Hingga saat ini, usaha kecil menengah (UKM) ini sudah memperkerjakan 20 orang warga desa setempat. Dari jumlah karyawan sebanyak itu, perharinya bisa menghasilkan lempok 400 kilogram.

Istri Hasan, Kartini (48) saat dibincangi di tempat usahanya itu, Sabtu (10/1/2015) mengatakan, hal yang patut disyukuri dengan adanya usahanya ini, selain bisa memenuhi kebutuhan keluarga, bisa memperkerjakan warga desa setempat, sedikitnya ada 20 orang yang bekerja dengan mereka mulai dari menyortir buah durian, memasak lempok hingga pengepakannya. Apalagi seperti saat ini, yang mana harga karet murah, sehingga banyak yang berhenti menyadap. Dari pekerja sebanyak itu, sedikitnya bisa menghasilkan 400 kilogram lempok yang siap dipasarkan.

“Dari tahun 1990-an kami menekuni usaha pembuatan lempok melanjutkan usaha orangtua. Alhamdulillah sekarang ini bisa membiayai sekolah anak, bahkan satunya sudah selesai kuliah. Selain itu, kita dapat memperkerjakan warga, yang mana saat boleh dikatakan mata pencariannya tak menentu, karena anjloknya harga karet. Ya, setiap harinya lempok yang sudah jadi 400 kilogram dan siap dipasarkan,” ungkap ibu tiga anak ini memulai percakapannya.

Dikatakannya, lempok buatan mereka ini diminati pembeli hingga bisa merambah ke luar daerah, seperti Palembang, Bengkulu, Lampung dan provinsi lainnya ini karena kualitasnya. Salah satu kelebihannya, karena lempok buatan mereka ini asli durian, dalam artian memakai campuran. Sehingga tidak heran bila dalam satu harinya, mereka harus menyiapkan buah durian masak sebanyak 4.000 buah perhari yang dibeli dari warga.

“Setiap tahun pada musim durian kita melakoni usaha pembuatan lempok ini, Alhamdulillah pelanggan semakin bertambah, karena memang rasanya beda dengan lempok lainnya. Hal itu juga membedakan lempok Asli Empat Lawang dengan lempok daerah lainnya, karena rasanya yang lebih enak,” terangnya. (wwk)

_____________________

Sumber   :   Sriwijaya Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Tokoh. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s