Jembatan Musi Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang Terkesan tak Terawat

taman-jembatan-musi-tebingtinggi-kabupaten-empatlawang Tebing Tinggi, Empat Lawang – Meski sudah menghabiskan anggaran puluhan juta rupiah, taman yang dibangun di atas bekas tiang Jembatan Musi Tebing Tinggi Kabupaten Empat Tawang, Sumatera Selatan, terkesan terbengkalai dan tak terurus.

Hal itu terlihat dengan kondisinya sudah penuh dengan semak belukar, bahkan lampu yang terpasang di taman itu pun kondisinya sudah pecah.

Kondisi tersebut jadi pertanyaan di kalangan masyarakat Tebing Tinggi.

Padahal diharapkan pembangunan taman tersebut dapat mempercantik dan memperindah kota namun kondisinya kini malah sebaliknya.

Tarmidzi (45) salah seorang warga Tebing Tinggi menyayangkan jika taman yang dibangun pada tahun anggaran 2013 dengan nilai kurang lebih 40 juta rupiah itu tidak diurus.

Padahal pembangunan taman itu diharapakan dapat memperindah kota namun kini kondisinya tidak indah lagi.

“Kalau sudah dibangun setelah itu tidak diurus, untuk apa? Inikan kesanya Pemerintah itu cuma menghambur-hamburkan uang saja. Imej negatif orang jika melihat taman itu seolah-olah bangunan pemerintah semuanya asal bangun, setelah dibangun mau ada atau tidak manfaatnya itu urusan belakang yang penting uang negara bisa diambil,” cetusnya.

Menanggapi kesan tak terurusnya taman kota yang berada di atas eks jembatan Musi tersebut, Kepala Dinas Pasar, Kebersihan dan Keindahan Kota (DPK3) Empat Lawang, Lukman Panggarbessy tak menampik hal itu.

Menurutnya, pihaknya sulit untuk mengurus dan membersihkan taman yang berada di atas jembatan itu karena tidak adanya akses.

Sebenarnya, dirinya kurang setuju dengan pembangunan itu karena lokasinya tidak memungkinkan.

Tetapi, karena itu program kepala DPK3 yang lama tahun 2011 lalu, sehingga kewajiban mengurusnya tetap pihak DPK3 siapa pun kepala dinasnya, baik yang sekarang ataupun ke depannya.

“Itu kan program kadis lama. Tapi berhubung itu adalah bidang pertamanan di bawah naungan kita, tetap tanggungjawab kita. Ya, memang kurang terurus, karena aksesnya tidak ada, sehingga kita kesulitan menuju taman di tiang jembatan itu,” ungkap mantan Kadinsosnakertrans ini saat dihubungi via handphonenya, Jumat (9/1/2015).

Dikatakannya, ke depannya akan dianggarkan untuk pembangunan aksesnya sehingga bisa dibersihkan dan lebih tertata lagi.

Hanya saja, pembangunannya memang belum masuk pada anggaran tahun 2015 ini, sehingga kemungkinan dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2015 ini.

“Ya, kalau aksesnya tidak ada bagaimana mau ke sana, apa mau terbang, bisa-bisa terjatuh dari sana tempatnya kan tinggi. Enak kalau cebur ke sungai, kalau kena pondasi tiang jembatan bisa mati. Jadi itulah, kita anggarkan dulu pembangunan aksesnya kalaupun disetujui, nanti baru bisa kita tata lagi,” ujarnya. (WWK)

______________________

Sumber    :   Sriwijaya Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s