Kendaraan Plat Merah di Empat Lawang Nunggak Pajak

IMG00452-20150107-1247Tebing Tinggi, Empat Lawang – UPTD Samsat Dispenda Sumsel di Empat Lawang menurunkan target penerimaan Pajak Kendaraan Bemotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) tahun 2015. Pasalnya, target pada tahun 2014 lalu realisasinya jauh dari target yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Mirisnya, tidak hanya masyarakat yang nunggak bayar pajak, melainkan kendaraan dinas (Randis) milik Pemkab Empat Lawang. Karena itu, pihak UPTD Samsat Empat Lawang ini telah menyurati pihak Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Empat Lawang untuk membayar pajak kendaraan plat merah tersebut.

Kepala UPTD/Samsat Dispenda Provinsi Sumsel di Kabupaten Empa Llawang, Taufik Syahrial kepada Wartawan, Rabu (7/1) mengatakan hingga akhir Desember 214 PKB yang diterima Samsat Kabupaten Empat Lawang sekitar Rp 3,26 miliar atau 86 persen dan BBN-KB sekitar Rp 3,69 miliar atau 79 persen. Sedangkan target yang telah ditetapkan untuk PKB senilai Rp 3,79 miliar dan BBN-KB senilai Rp 4,64 miliar. Karena itu, pada tahun 2015 ini target PKB dan BBN-KB diturunkan menjadi 8,29 atau turun sekitar Rp 150 juta, bila dalam persentase turun sekitar 1,81 persen.

“Kurangnya penerimaan pajak ini terjadi lantaran warga Empat Lawang masih banyak yang belum sadar akan pentingnya membayar pajak. Hampir semua kecamatan di Empat Lawang masih menunggak pajak dan rata-rata warga yang banyak menunggak pajak yakni di desa yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Bahkan, setelah membeli kendaraan baik tunai maupun kredit dan sudah membayar pajak setahun tidak lagi membayar pajak di tahun berikutnya,” ungkapnya.

Dikatakannya, selain kurangnya kesadaran warga untuk membayar pajak, pemerintah juga kurang memperhatikan pembayaran pajak untuk kendaraan dinas yang ada baik kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat. Sehingga pada tahun 2014 terkover masih banyak Randis yang tidak bayar pajak.

“Kita sudah menyurati pihak bagian Umum dan Perlengkapan Setda Empat Lawang mengenai tunggakan tersebut. Setda Empat Lawang juga telah meminta perincian kendaraan dinas tersebut,” ungkapnya yang menolak memberikan rincian dan jumlah kendaraan plat merah yang belum bayar pajak tersebut.

Menurutnya, sebagai upaya untuk pencapaian target tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk giat melakukan razia, serta Pemkab Empat Lawang untuk mensosialisikan kepada masyarakat melalui pihak kecamatan ataupun desa.

“Penerimaan ini juga untuk pembangunan Empatlawang sendiri, karena hasil pajak tersebut akan menjadi APBD Empatlawang yang disetor dulu ke Dispenda Sumsel. Karena itu, kita mengharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. Begitu juga pihak Setda agar membayar pajak kendaraan dinas yang belum dibayar,” ungkapnya. (wwk/sripo)

________________________

Sumber    :    Tribun Sumsel

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s