Beras Empat Lawang Dijual Keluar Daerah?

Sikap Dalam, Empat Lawang – Hasil komoditi pertanian Kabupaten Empat Lawang cukup besar. Namun, selama ini petani masih menjual ke luar daerah karena terkendala minimnya akses penghubung antar wilayah di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“BerUntitled 1as kita dijual ke luar daerah, kan sayang komoditi pertanian melimpah tapi masyarakat Empat Lawang tidak menikmatinya,” kata Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri, di sela peresmian jembatan Multi Fungsi desa Puntang Kecamatan Sikap Dalam, Kamis (11/12/2014).

HBA memastikan, kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) sebagai lumbung beras terbesar di Empat Lawang, diharapkan kedepannya petani tidak lagi menjual keluar daerah hasil panennya seperti Kabupaten Kepahyang Provinsi Bengkulu dan lainnya.

Dengan peningkatan akses jalan dan jembatan langsung menuju ke desa-desa sebut HBA, dirinya optimis semua daerah terisolir di Empat Lawang sudah terbuka dan mudah dijangkau. HBA mencontohkan, dengan dibangun Jalan ponton Talang Padang, Paiker tembus Tanjung Raman Kecamatan Pendopo. Ini insyaAllah 2015 sudah selesai, jadi petani di Paiker tidak menjual beras keluar daerah lagi, tapi perekonomian lebih berputar dan berkembang di wilayah Empat Lawang.

“Hasil panen dijual ke luar, masyarakat membeli dari luar kan lebih mahal. Nah, kalau roda perekonomian sudah ada di Empat Lawang, kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” jelas HBA

Sementara itu Ishar (360) petani kecamatan Paiker mengaku, selama ini petani menjual hasil panen ke luar daerah karena aksesnya lebih mudah dijangkau. Nah, kedepan kalau akses jalan dan jembatan sudah terbuka dan jaminan keamanan lebih maksimal tentu petani siap menjual hasil panennya di wilayah Empat Lawang.

“Ya dulu kan terkendala akses dan keamanan, kalau jalan sudah dibuka dan aman tentu lebih mudah kami mengangkut hasil panen,” akunya saat dibincangi Radar Sumatera.

Secara terpisah Anggota DPRD Empat Lawang Windra Safri, mendukung upaya pemerintah memaksimalkan roda perekonomian dengan memaksimalkan akses. Namun kata Safri, faktor penting yang harus diperhatikan juga masalah keamanan. Sebagai putra asli Paiker, dirinya mengakui daerahnya adalah lumbung pangan terbesar di Empat Lawang.

“Kita dukung upaya pemerintah, dengan catatan kita bersama mendorong perbaikan akses dan keamanan. Apalagi pangsa pasar antara Kepahyang dan Pendopo itu hampir sama, malah jaraknya lebih dekat secara history,” urai Safri.

Jika akses jalan, jembatan sudah terbuka dan masalah keamanan efektif, sebagai wakil rakyat pihaknya siap mensuport pemerintah dalam peningkatan roda perekonomian daerah. “Itu ide bagus, tentu akan kita suport agar perekonomian Kabupaten Empat Lawang lebih maju dimasa mendatang,” tukasnya. (Piter)

_______________________________________________________________

Sumber : Radar Nusantara

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s