Musim Kemarau Areal Persawahan di Empat Lawang Mulai Kekeringan

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Sejumlah areal persawahan di kabupaten Empat Lawang, Sumatera-selatan mulai terlihat kekeringan. Bahkan, sebagian kondisinya kering kerontang dan tanah persawahan mulai terlihat retak-retak akibatnya tidak bisa ditanami padi. Meskipun ada yang sudah ditanami padi, sebagian sudah mati. Hal ini diakibatkan musim kemarau yang berlangsung sejak dua bulan terakhir melanda kabupaten ini belum juga berakhir.

Hazairin (63) salah seorang petani di areal persawahan Sungaibut, Kecamatan Tebingtinggi ketika ditemui di areal persawahannya mengatakan, sejak dua bulan sawah mereka kekeringan. Tidak hanya sawah miliknya, tetapi sebagian besar sawah milik petani di areal itu mengalami kekeringan. Akibatnya, sawah yang saat ini memasuki musim tanam, tak bisa dikelolah maksimal. “Sawah menjadi kekeringan, karena tidak turun hujan, jika beberapa minggu ke depan tidak hujan, tanaman akan mati. Ini saja sebagian tidak bisa ditanami, karena sudah kering,” ungkapnya.

Dikatakannya, di areal persawahan Sungaibut ini, petani mengolah sawah dua kali dalam satu tahun, karena memang areal persawahan tadah hujan. Dengan luasnya mencapai puluhan hektare sebagian petani di sini menggantungkan hidup pada persawahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam satu kali panen perhektarenya jika normal, hasilnya bisa mencapai satu ton lebih. Karena itu, diharapkan agar kondisi kekeringan seperti sekarang ini menjadi perhatian dari pihak pemerintah. “Karena itu harapan masyarakat agar pemerintah bisa memaksimalkan irigasi yang ada,” harapnya.

Hal yang sama dikatakan Yusuf (43), salah seorang petani lainnya, dengan kondisi kekeringan seperti sekarang ini, hasil panen persawahan tidak normal. Padahal, hasil panen dari sawah itu merupakan pemenuhan kebutuhan keluarga mereka. Bila hasilnya tidak memadai atau bahkan sampai gagal panen, tentunya berpengaruh pada perekonomian keluarga.

“Hasil persawahan inilah penunjang perekonomian keluarga, kalau sampai gagal panen, bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga. Besar harapan kami adanya perhatian dari pemerintah untuk solusi masalah kekeringan yang sering kami hadapi ini,” tandasnya. (ozi)

——————————————

Sumber : Radar Nusantara

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s