Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Kasus pencabulan terhadap bocah di bawah umur kembali terjadi di Empat Lawang. Pelakunya kali ini Rojali alias Jalit (40), warga Kecamatan Talang Padang. Akibat ulahnya tersebut, ia harus bermalam di Hotel Prodeo Mapolres Empat Lawang.

Ia ditangkap setelah aparat Satreskrim Polres Empat Lawang menggerebek rumah mertua tersangka di kawasan Talang Padang, Kamis (2/10) sekitar pukul 02.00 WIB.

Tersangka tidak bisa berkutik maupun melarikan diri ketika aparat melakukan penggerebekan. Pasalnya ia sedang tidur pulas di kamar, setelah itu aparat langsung membawa tersangka ke Mapolres Empat Lawang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan dijebloskan ke hotel prodeo.

“Tersangka dijerat pasal 285 KUHP tentang pencabulan. Barang bukti (BB) yang kami amankan yakni baju dan sarung milik tersangka yang dipakainya saat melakukan pencabulan,” ungkap Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan SIk melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Supriatna.

Dijelaskan Nanang, tersangka dengan korban sebut saja bunga (14) masih bertetangga. Lalu pada 25 September lalu sekitar pukul 03.00 WIB tersangka masuk ke rumah korban dan langsung menggerayangi sekujur tubuh korban.

“Korban saat itu sendirian karena orang tuanya bermalam di kebun. Ketika tersangka melakukan pencabulan, korban terbangun lalu menjerit minta tolong. Tersangka berhasil kabur, namun korban mengenalinya” kata Nanang. (eno)

——————————————

Sumber : Sumatera Ekspres

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s