Perlintasan KA Desa Tanjungning Simpang Tanpa Palang Pintu

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Pengendara kendaraan yang melintas di kawasan Desa Tanjungning Simpang, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang patut meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya di kawasan itu terdapat pintu perlintasan Kereta Api (KA), yang tidak memiliki palang pintu. Kondisi ini, diperparah dengan rambu-rambu yang banyak rusak. Padahal jalan kabupaten.

Hal ini jika tidak segera ditanggulangi oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), dikhwatirkan rawan terjadi kecelakaan. Bahkan bisa merenggut nyawa seseorang, dan juga bisa mencelakai bagi pelintas jalan.

“Disini tidak ada palang pintunya, padahal jalan ini penghubung ke empat desa. Selama ini sering terjadi kecelakaan disini, akan tetapi hingga sekarang belum juga ada palang pintu dan rambu-rambu pun tidak ada sama sekali,” kata Munir (38).warga Tanjungning Simpang yang dibincangi, Minggu (21/9).

Dia merasa khawatir, dengan keadaan ini karena perlintasan KA tersebut. Apalagi jelasnya, perlintasan KA itu, berada di kawasan pemukiman penduduk sehingga banyak kendaraan yang melintas. “Sangat berpotensi terjadi kecelakaan, karena banyak kendaraan yang melintnas dan tanpa ada tanda-tanda peringatan sama sekali,” jelas Munir.

Hal senada dikatakan Mansyur (38), warga Desa Taba Kebon, Kecamatan Saling. Ia mengatakan, jika pelintasan KA tanpa palang pintu di Kecamatan Saling, tidak hanya di kawasan Desa Tanjungning Simpang akan tetapi kondisi serupa juga ada di desanya. Kondisinyapun serupa, tanpa rambu-rabu.
Namun jalan di desa tersebut, hanya menghubungkan satu desa yaitu Desa Taba Kebon. Namun demikian, potensi kecelakaan tetap sama sebab jalan tersebut satu-satunya penghubung desa ke Jalan Lintas Sumatera (Jalisum).

“Ada dua titik di Kecamatan Saling, di desa saya Taba Kebon juga tidak ada palang pintu pelintasan KA. Tentu ini sangat membahayakan, apalagi jalan yang melalui perlintasan KA itu satu-satunya jalan desa kami menuju ke Jalinsum,” bebernya.
Mansyur berharap, jika seluruh jalan yang melalui perlintasan KA di Kabupaten Empat Lawang khususnya Kecamatan Saling, menjadi perhatian pihak terkait. Dengan begitu potensi kecelakaan dapat segera diminimalisir.

“Ini menyakut nyawa seseorang, apa harus memakan korban baru dipasang palang pintu dan rambu. Semestinya pihak instansi terkait itu memikirkan dampaknya dan jangan hanya diam saja,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s