Berkas Lamaran Ditolak, Pelamar CPNS Dibuat Bingung

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sistem online, tak sepenuhnya mulus. Tidak sedikit pelamar ditolak, karena data Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda. Ada juga pelamar yang dibuat bingung sebab walau datanya valid, namun NIK atas namanya sudah terdaftar.

Akibatnya pelamar terancam tidak bisa mengikuti seleksi CPNS tahun 2014 ini. “Saat mau mendaftar, kok yang keluar NIK tidak valid, atau sudah terdaftar. Padahal saya baru hendak mendaftar,” kata LiIy (27), salah satu pelamar CPNS di Empat Lawang yang dibincangi, Kamis (11/9).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Empat Lawang, H Januarsyah Hambali, saat dikonfirmasi menyebut, BKD tidak bisa berbuat banyak. Sebab semua sistem seleksi CPNS tahun ini, sudah diatur oleh pemerintah pusat.

Jika pelamar mengalami kendala saat mendaftar menurut Januarsyah, bisa menggunakan fasilitas pengaduan yang disediakan yakni melalui email ke panselnas@menpan.go.id, tentunya sesuai dengan petunjuk pada portal Menpan itu.

“Tugas kita mengkroscek pelamar, yang masuk ke server BKD. Selanjutnya memverifikasi berkas yang dikirimkan oleh pelamar. Sedangkan untuk kendala awal pendaftaran, itu merupakan wewenang dari pemerintah pusat. Ini yang mesti dipahami oleh pelamar, jadi kita bukan bermaksud lepas tangan,” terang Januarsyah.

Menurutnya, mengenai kendala adanya NIK yang tidak valid atau sudah terdaftar, itu sama sekali tidak diketahuinya secara pasti penyebabnya. Namun ia menyarankan, pelamar bisa mengkomunikasikan hal itu ke instansi terkait yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), untuk menndapatkan kejelasan. “Coba tanya ke Diskdukcapil, bisa jadi ada penjelasannya. Kita tidak bisa menjawab, karena tidak ada kaitannya dengan masalah KTP,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Disdukcapil Empat Lawang, H Kipli Ibrahim menyebut, persoalan e-KTP itu bukan dari daerah, pokok persoalannya. Karena sedari awal proses pembuatan e-KTP, ditangani langsung pemerintah pusat.

“Daerah hanya melakukan perekaman saja, selanjutnya untuk pencetakan e-KTP itu dilakukan oleh pemerintah pusat. Bahkan beberapa waktu lalu, begitu banyak yang kesalahan tanggal lahir dan sebagainya,” jelas Kipli.

Karenanya menurut dia, jika ada pelamar CPNS yang terkendala dengan NIK invalid sebaiknya mempertanyakannya ke email panselnas. “Bukan hanya di Empat Lawang saja yang ada kendala e KTP, di daerah lain juga terjadi sama,” terangnya.

Terpisah, Kepala Kantor Pos Tebing Tinggi, Nurmisrah menerangkan sampai Rabu (10/9), tercatat sudah ada 39 berkas lamaran CPNS yang dikirimkan ke BKD Empat Lawang. Semuanya berkas itu, berasal dari pelamar Empat Lawang. Sementara yang berasal dari luar daerah, belum ada yang masuk. “Baru ada 39 berkas yang masuk, semuanya sudah kita antar pukul 14.30 WIB tadi,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s