Pemkab Empat Lawang Masih Fungsikan TPA Talang Gunung

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Rencana pemindahan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Empat Lawang, belum terealisasi. Sejauh ini Pemkab Empat Lawang masih mengerjakan pembangunan TPA baru di kawasan Jalan Poros HM Noerdin Panji, tepat di kilometer 12, Desa Lubuk Gelanggang, Kecamatan Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Pertamanan dan Kebersihan (DP3K) Empat Lawang, Syarkowi Rasyid tak menampik, kondisi TPA lama di kawasan Talang Gunung, Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), kondisinya sudah tidak layak lagi. TPA tersebut jelasnya, sudah tidak mampu menampung sampah yang masuk setiap hari.

Namun demikian sebutnya, sementara menunggu pengerjaan TPA baru, petugas kebersihan masih tetap membuang sampah di TPA Talang Gunung. Jika sampah-sampah tersebut sudah meluber hingga memakan sisi jalan raya, DP3K akan membersihkannya serta meratakan tumpukan sampah jika sudah menggunung.

“Untuk sementara jika tumpukan sampah sudah tinggi, masih kami ratakan dulu. Itu karena TPA yang baru, masih dibuat. Kami disini sudah sekitar lima kali meratakan tumpukan sampah di TPA Talang Gunung itu,” beber Sarkowi seraya mengatakan saat ini sudah ada alat berat untuk meratakan sampah namun belum difungsikan menunggu kesiapan operatornya.

Ia menghimbau kepada warga jangan membuang sampah rumah tangga sembarangan, seperti di persimpangan jalan, Jembatan Musi serta sungai. Membuang sampah sembarangan sebutnya, sama saja dengan mengotori Kabupaten Empat Lawang dan dampaknya akan timbul berbagai penyakit seperti diare dan gatal-gatal.

“Sampah rumah tangga sebaiknya dikumpulkan dulu lalu buanglah ke kotak sampah. Walaupun kotak sampah tersebut jauh dari rumah. Kami sudah menyedikan kotak sampah yang kami letakkan di berbagai tempat, kotak sampah itu seharusnya digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya seraya menambahkan, DP3K juga memiliki petugas pengangkut sampah yang mendatangi kerumah-rumah.

Sementara itu Lepi (34), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi mengakui, masih banyak warga membuang sampah ke Sungai Musi. Selain karena kotak sampah disediakan minim, petugas pengangkut sampah pun jarang datang.

Menurutnya memang sempat dibangun tempat pembuangan sementara (TPS), namun sejak dibangun tidak pernah dimaksimalkan warga, bahkan beberapa titik sudah hancur. “Mau buang sampah ke TPA jauh. Kadang di tumpuk dulu di tepi sungai musi, kalau sudah banyak kita bakar,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s