Ada Pungli di Dinas PU CK ?

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Aksi pungutan liar (Pungli) dengan alibi pembiayaan administrasi pekerjaan proyek diduga terjadi di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Empat Lawang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan pungli ini terjadi disemua proses administrasi proyek.
Misalnya, saat pembuatan kontrak kerja, penandatangan berita acara pencairan, progres proyek dan administrasi, ditarik biaya jutaan rupiah. Aksi ini terkesan menjadi tradisi, diduga dilakoni sejumlah pegawai dan honorer atau tenaga kerja sukarela (TKS) di kantor tersebut.

“Bagaimana pekerjaan mau sesuai, banyak potongan disana-sini diluar pajak resmi,” keluh salah seorang rekanan Dinas PU CK Empat Lawang, yang menolak disebutkan namanya ketika dibincangi, Senin (8/9).

Sumber lain menyebutkan, aksi pungli tidak bisa dihindari, sebab ada kesan “tak ada amplop tak ada tandatangan”. Pungli disebut berdalih, sebagai dana pembuatan berita acara pencairan, penandatanganan dan pembuatan progres yang mestinya dilakukan oleh pihak ketiga atau rekanan serta kepentingan administrasi.

“Pembuatan kontrak kerja Rp 2,5 juta, tanda tangan berita acara pencairan Rp 300 ribu per orang, progres Rp 1,5 Juta dan administrasi lainnya Rp 1 Juta. Banyak rekanan bingung, karena semestinya administrasi tidak perlu sebesar itu,” kata sumber tadi seraya menyebut biaya sebesar itu, tidak ada didalam Peraturan Daerah (Perda) maupun peraturan lainnya.

Dicontohkannya, setiap pencairan proyek, administrasi yang dikeluarkan rekanan bisa mencapai Rp 8 juta lebih untuk nilai proyek Rp 100 Juta, atau hampir 10 persen dari pagu anggaran.

Semakin tinggi nilai pagu anggaran proyek, maka semakin besar pula pungli administrasinya. “Kami rekanan sangat mengeluhkan sistim yang dibuat, semestinya keihklasan kami memberi dan jangan dipatok harganya,” tutur dia.

Kepala Dinas PU CK Empat Lawang, Syaiful Nasir yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal tersebut. Setahu ia, setiap progres proyek yang membuat adalah pihak rekanan bukan pegawai atau TKS di dinasnya.
“Progres kan rekanan yang buat, kalau rekanan meminta bantuan kepada TKS, ya silahkan sajadeal-dealnya mereka. Itu diluar kedinasan,” elaknya.

Kemudian sambung Saiful, kalau masalah penandatangan berita acara hal itu diluar pengawasannya. Sebab pihaknya tidak pernah membenarkan segala bentuk pungli dilakukan.
“Tidak dibenarkan pungli, siapa orangnya sebutkan biar saya yang tegur dan diberi pelajaran,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s