Sejumlah Sekolah di Empatlawang Masih Kekurangan Meubelair

Saling, Empat Lawang – Memasuki tahun ke tujuh sejak dimekarkannya dari Kabupaten Lahat, kondisi sekolah terutama pada mobiler yang ada di Empatlawang masih cukup memprihatinkan. Hal ini karena keterbatasan dana anggaran untuk memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah yang ada.

Pengamatan beberapa waktu lalu, selain di SMPN 1 Talangpadang, kejadian serupa juga dialami di SMPN 1 Saling yang berada di pusat kecamatan, tepatnya Desa Sukakaya. Fasilitas sekolah terutama meubelair, yakni meja dan bangku masih kurang memadai. Selain, banyak yang sudah tak laik pakai, sejumlah kursi juga berupa kursi plastik.
Hal ini terjadi sejak mulai didirikannya SMAN 1 Saling memasuki tahun ajaran 2014 ini setelah dimekarkannya Kecamatan Saling dari Kecamatan Tebingtinggi. Kondisi cukup memprihatinkan, karena banyaknya meja yang sudah lapuk, bahkan rusak, sehingga tidak layak pakai. Tiang yang sudah miring ataupun sebagian sudah dipasang kayu penahan terkesan sekolah ini miris.

Untuk mencukupi kekurangan itu, agar pelaksanaan belajar mengajar tetap terlaksana, kursi banyak diganti dengan kursi plastik yang tidak seragam, sehingga kursi yang ada berwarna-warni.

Informasi dari masyarakat setempat, kondisi ini diakibatkan karena banyaknya meubelair yang diambil untuk mencukupi kebutuhan di SMAN 1 Saling yang dibangun di Desa Tanjungning Lama. Dengan dialihkannya mobiler tersebut, akibatnya mobiler di SMPN 1 Saling yang kini memiliki 12 lokal atau rombongan belajar (Rombel) ini mengalami kekurangan. Bahkan, siswa sempat terpaksa belajar lesehan, sebelum adanya adanya kursi plastik itu. Hanya saja pihak sekolah enggan berkomentar mengenai hal tersebut, bahkan terkesan menutup-nutupi.

Sempat terjadi perdebatan antara pihak sekolah dengan beberapa wartawan dan sejumlah kontributor televisi swasta saat itu, karena pihak sekolah menghalangi wartawan untuk mengambil foto ataupun video, bahkan salah seorang guru sempat menanyakan surat tugas. Namun, setelah diberikan penjelasan pihak sekolahpun mempersilahkan mengambil foto ataupun video. Hanya saja, tidak ada satupun yang mau memberikan komentar, bahkan salah seorang guru yang disebut guru lainnya sebagai wakil kepala sekolah juga enggan berkomentar banyak dan tidak mau menyebutkan namanya.

“Memang dulu sempat lesehan, tapi kini tidak lagi, silahkan lihat. Yang pastinya, dengan kondisi ini kegiatan belajar dan mengajar kami tetap berjalan,” ungkapnya yang bergegas meminta izin karena waktunya sudah pulang.

Menanggapi kekurangan mobiler tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Empatlawang, Agusni Effendi ketika dikonfimasi via handphonenya, Jumat (5/9/2014) mengakui, saat ini masih banyak sekolah yang mengalami kekurangan mobiler. Kondisi ini bukan tidak ada perhatian dari Pemkab Empatlawang dalam hal ini Disdik, namun karena keterbatasan anggaran dana, sehingga untuk pengadaan mobiler tersebut terpaksa secara bertahap. Sedikitnya, untuk tahun 2014 ini Disdik Empatlawang menganggarkan pengadaan mobiler 800 set kursi dan meja siswa.

“Memang benar banyak sekolah yang mengalami kekurangan, dikarena rusak termakan usia. Kekurangan itu sudah berangsur kita cukupi, karena keterbatasan dana, sehingga tidak bisa secara serentak,” ungkapnya.

Mengenai kekurangan di SMPN 1 Saling, lanjutnya, hal ittu dikarenakan mobiler selama ini dialihkan ke SMAN 1 Saling yang sudah mulai menerima siswa tahun 2014 ini. Sedangkan kursi plastik itu merupakan bantuan desa untuk mengatasi kekurangan mobiler tersebut. Hal ini tidaklah menyalahi aturan, karena sifatnya pinjaman. Kalaupun mobiler sudah lengkap, kursi tersebut dapat dikembalikan lagi.

“Kan sah-sah saja kalau dibantu dengan kursi plastik, karena memang kekurangan. Hal ini menunjukan perhatian masyarakat dan memang pendidikan adalah tanggungjawab kita bersama, masyarakat dan pemerintah. Ya, selain bantuan dari masyarakat, juga melalui komite, yang penting pelaksanaan belajar jangan sampai terganggu,” tandasnya. (st2)

——————————————

Sumber : Sriwijaya Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s