Sampah Masih Sering Dibuang Sembarangan

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Empat Lawang, untuk menjaga kebersihan lingkungan masih minim. Kondisi ini pun diakui Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Pertamanan dan Kebersihan (DP3K) Empat Lawang, Syarkowi.
Ia menyebut, hasil tinjaunnya pada sejumlah titik fasilitas umum, masih banyak ditemukan sampah yang berserakan. “Masih banyak sampah ditepi jalan dan jembatan, padahal setiap hari kita bersihkan dan angkut,” kata Syarkowi ketika dibincangi, Kamis (4/9).

Ia menyebut, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih minim. Itu setidaknya sebut dia, ditunjukkan dengan masih banyak warga membuang sampah sembarangan. Bahkan terang Syarkowi, tak jarang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun melakukannya.

“Banyak warga bilang ada orang berpakaian PNS, mengendarai sepeda motor dan buang sampah ditepi jalan. Ini kan contoh buruk, harusnya buang sampah itu pada tempatnya,” sesalnya.

Ia menerangkan, jika ada warga yang terbukti membuang sampah sembarangan maka akan diminta pertanggungjawaban, dengan cara memungut kembali sampah yang dibuangnya tersebut. “Kadang saya sendiri harus turun membersihkan, karena malu kalau jalan lintas banyak sampah berserakan,” cetusnya.

Selain ditepi jalan sebutnya, banyak juga sampah dibawah Jembatan Musi. Padahal membuang sampah sembarangan, sama artinya dengan mengotori Kota Tebing Tinggi. Selain itu dampaknya, juga akan berakibat pada penyakit seperti diare ataupun penyakit lainya.

Sementara itu Diana (36), salah satu warga Tebing Tinggi mengaku pernah membuang sampah sembarangan. Itu karena ia kesal, tempat sampah yang berada didekat rumah sudah banyak dan belum diangkut. Jadi untuk menarik perhatian dinas terkait, ia sengaja membuang sampah sembarangan.

“Niat saya itu bukan untuk membuang sampah sembarangan. Tetapi untuk mengambil perhatian saja, agar sampah menumpuk agar cepat diambil. Karena kalau terlalu banyak, aroma tidak sedap dan penyakit akan mudah menyebar. Kalaupun kekurangan armada pengangkut, ada baiknya ditambah agar tidak lama sampah menumpuk,” ujarnya.

Berbeda dengan Toni (41), warga lainnya. Dia juga mengaku membuang sampah dipinggir jalan, karena letak tempat sampah jauh. Sehingga ketika pergi keluar rumah, sampah tinggal dilemparkan saja kepinggir jalan. “Sekalian mengantar anak sekolah langsung buang sampah, yang pasti kita buang di tempat sepi dan jauh dari pemukiman,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s