BNNK Empat Lawang Petakan Ladang Ganja

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Empat Lawang sudah menyimpan data-data pemetaan ladang ganja di wilayah tersebut. Namun, untuk sementara ini pihaknya belum bisa melakukan pemberantasan karena belum memiliki perangkat pemberantasan. Baik itu dalam segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun alat-alat.

Walaupun belum bisa ikut memberantas ladang ganja, berbagai upaya pencegahan sudah dilakukan pihak BNN Kebupaten Empat Lawang diantaranya mensosialisasikan akan bahaya narkotika ke desa-desa dan sekolah- sekolah. “Saat ini kami perlu menjalankan tupoksi (tugas, pokok dan fungsi) namun untuk pemberantasan belum ada SDM. Kami siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap ladang ganja salah satunya dalam bentuk data pemetaan wilayah- wilayah ladang ganja,” kata Supratman Kepala BNN Empat Lawang, Senin (1/9).

Ia juga sudah menduga jika Empat Lawang banyak ladang ganja. Untuk memberantasnya tidak bisa dilakukan oleh instansi-instansi terkait saja namun semua elemen atau komponen baik itu pemerintah, kepolisian dan masyarakat harus ikut bekerja sama. Jangan malah sebaliknya, sebagian elemen malah menghalang-halangi pihak terkait yang hendak memberantas ladang ganja. Dikarena kegiatan haram tersebut sangat merugikan masyarakat terutama masyarakat Empat Lawang. “Untuk ganja, Empat Lawang sudah menjadi zona merah setelah Aceh,” kata Supratman. (eno)

——————————————

Sumber : Sumatera Ekspres

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s