Empat Siswa MAN Tebing Tinggi Positif Narkoba

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Mengejutkan, Hasil tes urine 100 sample siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tebing Tinggi, ditemukan empat siswa positif menggunakan narkoba jenis ganja. Hal ini terkuak pada inspeksi mendadak (Sidak) tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Empat Lawang, Kemarin.

Sidak tersebut menurut Kepala BNN Empat Lawang, Supratman melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan masyarakat, Rebi Lukman, dilakukan sebagai upaya pemberantasan narkoba di lingkuangn sekolah. “Tadi secara acak kita ambil 100 siswa, untuk melakukan tes urine. Hasilnya, ada empat siswa yang positif menggunakan ganja. Tidak menutup kemungkinan ada siswa lain, juga pengguna narkoba,” kata Rebi, kemarin.

Diterangkan Rebi, tes urine dilakukan ke seluruh sekolah di Empat Lawang. Program ini bertujuan, agar mempersempit ruang peredaran narkoba dikalangan pelajar. Kenapa secara acak 100 siswa saja? Menurutnya, itu karena keterbatasan alat tes.
BNN hanya mampu mengambil sampel urine untuk 100 siswa saja, walau pun demikian diharapkan dengan pola ini bisa memberikan efek jera bagi pengguna lainnya. Ketika ditanya narkotika jenis apa kerap ditemukan dikalangan pelajar? dia menyebutkan, sejauh ini hanya jenis ganja.

Contoh saja di MAN Tebing Tinggi, ke empat siswa itu positif menggunakan ganja. Hasil temuan tidak diproses hukum. Namun siswa bersangkutan akan dipanggil, untuk diberikan konseling oleh BNN, guna mencegah penggunaan lebih jauh.
“Tidak kita lapor ke kepolisian, hanya diberikan konseling melibatkan orang tua atau walinya. Tujuannya, agar siswa itu tidak terjerumus lebih menggunakan narkoba jenis apap pun,” ucapnya.

Sementara itu Kepala MAN Tebing Tinggi, Lambang Putra Viktori mengakui ada empat siswanya, positif menjadi pemuja daun setan. Keempat siswa itu, duduk di kelas X dan XI. “Dua diantaranya siswa baru, kita upayakan pembinaan terlebih dahulu dan memanggil wali siswa, ” kata Lambang seraya menolak menyebutkan nama ke empat siswa tersebut, dengan alasan masih dalam upaya pembinaan.

Untuk sanksi kata Lambang, meskipun hasil tes urine mereka positif menggunakan narkoba, tetap diupayakan pembinaan terlebih dahulu. Tidak ada sanksi, sampai menjurus pemberhentian karena para siswa itu adalah korban atau pemakai dan bukan pengedar. “Kita lakukan pembinaan, kalau mereka kita berhentikan otomatis akan menghancurkan masa depannya dan tentu akan terus menggunakan narkoba,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s