Polisi kembali bongkar 3 hektar lahan ganja

Palembang – Setelah menemukan dua hektar lahan ganja pada sebulan lalu, jajaran Polda Sumsel kembali menemukan tiga hektar lahan ganja yang di Desa Tanjung Alam, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Jumat (29/8). Lahan tersebut terdapat 10 ribu batang ganja siap panen.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Dedy Setyo Yudo Pranoto mengungkapkan, ganja tersebut ditanam bersama tanaman kopi di kaki pegunungan yang cukup jauh dari pemukiman warga. Ganja tersebut sudah ditanam lima bulan lalu dan siap panen dengan ketinggian batang 1,5 meter hingga dua meter.

“Pagi tadi, kita grebek lahan tiga hektar lahan ganja dengan 10 ribu batang ganja. Tepatnya di kaki perbukitan di Kabupaten Empat Lawang. Lokasinya agak jauh dari penggerebekan pertama,” ungkap Dedi, Jumat (29/8).

Saat penggerebekan, polisi juga menangkap seorang penjaga kebun berinisial Yanto (25). Sedangkan pemilik lahan berinisial SN, kabur saat penggerebekan di kediamannya.

“Saat digerebek, hanya satu penjaga kebun yang ditangkap. Empat penjaga lain kabur, identitasnya sudah kita ketahui,” kata dia.

Dedi menambahkan, berdasarkan informasi, lahan tersebut memang sudah kerap ditanam ganja dan sempat beberapa kali panen. “Untuk panennya saya kurang tahu sudah berapa kali. Yang jelas, lahan itu memang sering ditanami ganja,” pungkasnya. (mdk/hhw)

——————————————

Sumber : Merdeka.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s