Empat Lawang Kekurangan Penyuluh

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Kabupaten Empat Lawang, saat ini masih kekurangan petugas lapangan penyuluh pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan. Data Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BP2KP), saat ini ada 102 petugas penyuluh di Empat Lawang.
Idealnya menurut Kepala DP2KP Empat Lawang, H Fadhilah Marik, setiap desa memiliki satu petugas penyuluh. Sementara di Empat Lawang, ada 150 desa. Artinya, ada desa yang saat ini yang tidak memiliki petugas penyuluh.

Dari 102 petugas penyuluh tersebut, 76 nya berstatus PNS. Sisanya 16 orang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) dan 10 orang tenaga swakarya atau pemberdayaan ketua kelompok tani senior.
“Ya masih kurang, harusnya kita butuh minimal satu desa satu penyuluh. Itupun setiap penyuluh wajib memahami semua bidang baik pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan ketahanan pangan,” ungkap Fadhilah, Rabu (20/8).

Ia mengaku tidak tahu, apakah dalam penerimaan CPNS di Kabupaten Empat Lawang tahun ini, ada formasi untuk petugas penyuluh tersebut. Namun ia yakin, Pemkab Empat Lawang sudah mengajukan itu.
Kalau pun belum jelasnya, itu harus menjadi perhatian serius Pemkab Empat Lawang. “Kalau ada pendataan akan kita ajukan, memang kebutuhan tenaga penyuluh masih cukup banyak,” bebernya.

Kendati demikian sebut Fadhilah, minimnya petugas penyuluh tidak menjadi kendala dalam menjalankan tugas di lapangan. Setidaknya dengan pembekalan ilmu pengetahuan mumpuni, para petugas penyuluhan tetap bisa berkarya di kalangan petani.
Dengan kata lain, sebagian besar penyuluh di Empat Lawang bisa menguasai berbagai bidang itu. Terutama dalam mengajak program ketahanan pangan di masyarakat.

“Kendalanya banyak juga, tapi kita upayakan semua petugas bisa efektif memberikan pelayanan ke petani agar hasil panennya lebih maksimal,” jelas Fadhila seraya menambahkan, sejauh ini petani masih enggan menyampaikan keluhan masalah pupuk.
Seharusnya penyediaan pupuk melalui pengajuan terlebih dahulu. “Kita juga sosialisasikan terus ke petani, terutama mengenai kebutuhan pupuk agar tidak terkendala saat membutuhkan,” tukasnya . (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s